alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Tangan Bocah Hancur Terkena Ledakan, Penjual Mercon Ditangkap Polisi

04 Mei 2021, 17: 50: 41 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Tangan Bocah Hancur Terkena Ledakan, Penjual Mercon Ditangkap Polisi

Share this      

JOMBANG – Usai kejadian nahas yang menimpa MSR, 12, bocah asal Kecamatan Tembelang yang tangannya hancur karena mercon (2/5), polisi melacak penjual. Tepatnya Minggu (2/5) malam, polisi berhasil mengamankan Mohammad Choirul Anwar, 48.

”Jadi setelah kita gali keterangan dari dua teman korban, mereka mengaku membeli mercon ini di wilayah Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh. Dan langsung kita datangi dan kita amankan penjualnya Minggu (2/5) malam,” terang AKP Teguh Setiawan, Kasatreskrim Polres Jombang.

Teguh menambahkan, selain mengamankan pelaku, dari hasil penggeledahan di rumahnya, polisi juga menemukan dua dus berisi mercon berbagai ukuran siap edar.

Baca juga: Pulang Kampung, 38 Pekerja Migran Dikarantina di Puskesmas

Masing-masing sebanyak 1700 mercon warna abu-abu dengan diameter 1,5 sentimeter, 462 mercon berwarna hijau berdiameter 2,5 sentimeter dan 535 mercon berwarna ungu berdiameter 3 sentimeter.

Kepada polisi, Choirul mengakui telah lama menjadi penjual mercon khususnya momen Ramadan. Dari hasil pemeriksaan, ternyata pelaku sebelumnya pernah ditangkap dalam kasus peredaran mercon. ”Beberapa tahun sebelumnya sudah pernah tertangkap dalam kasus yang sama,” bebernya.

Dari keterangan kedua teman korban, polisi juga menjelaskan jika sehari sebelum MSR jadi korban mercon, ia memang membeli dari Choirul sebanyak satu paket mercon ukuran kecil .

Mercon kecil itu, kemudian dibongkar korban dan dibuat kembali. ”Jadi itu kenapa kemarin yang meledak itu jadi sangat besar merconnya, karena beberapa mercon kecil yang disatukan sebenarnya,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, Choirul kini harus mendekam di balik jeruji besi. Polisi menjeratnya dengan pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. ”Karena tersangka ini juga mengaku dapat pasokan merconnya, kita masih terus kembangkan lagi ke atasnya,” lontarnya.

Saat disinggung perihal kondisi korban, Teguh menyebut MSR kini masih dalam penanganan pihak medis. Meski sempat dijadwalkan menjalani operasi tangan, proses itu belum bisa dilakukan. ”Jadi dari keterangan rumah sakit, korban sempat turun imunnya, sehingga masih harus menjalani karantina sebelum operasi dimulai,” pungkasnya.

MSR, 12, remaja asal Kecamatan Tembelang harus menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Menyusul salah satu tangannya mengalami luka parah setelah terkena ledakan mercon  Minggu (2/5).

Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. ’’Jadi dilarikan ke RS Al Aziz Tembelang, kemudian dirujuk ke RSUD Jombang,’’  pungkas Putri.

Iptu Radyati Putri Pradini Kapolsek Tembelang mengatakan, usai mendapat laporan kejadian, polisi bergerak ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa barang bukti sudah diamankan petugas.”Sementara kita terus koordinasi dengan satreskrim, masih menggali keterangan dari saksi-saksi termasuk melacak dari mana asal mercon,” singkatnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP