alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Terkena Ledakan Mercon, Tangan Remaja Hancur

Polisi Buru Penual Mercon

03 Mei 2021, 20: 18: 17 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DIRAWAT: Kondisi MSR, remaja asal Kecamatan Tembelang yang terkena ledakan mercon dirawat di RSUD Jombang,. Terlihat kondisi tangan bagian kanan korban diperban akibat terkena ledakan mercon (2/5) kemarin.

DIRAWAT: Kondisi MSR, remaja asal Kecamatan Tembelang yang terkena ledakan mercon dirawat di RSUD Jombang,. Terlihat kondisi tangan bagian kanan korban diperban akibat terkena ledakan mercon (2/5) kemarin.

Share this      

JOMBANG – MSR, 12, remaja asal Kecamatan Tembelang harus menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Menyusul salah satu tangannya mengalami luka parah setelah terkena ledakan mercon Minggu (2/5).

Keterangan yang diterima, peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.30. Usai pulang sekolah, MSR bersama tiga temannya masing-masing AR, 12 dan AK, 11, serta MIS menyulut mercon di area persawahan ’’Jadi pulang sekolah itu nyusul temannya, lalu diajak nyulut mercon,’’ kata Rizqie Fahmie Zam Zamie Kasun Sentul dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang.

Dijelaskan, sebelum menyulut mercon itu korban membeli mercon bersama salah satu temannya. Usai mercon didapat, empat anak itu kemudian mencari lokasi sebagai tempat meledakan mercon. Mereka akhirnya memilih di pematang sawah desa setempat. ’’Merconnya ini ada tiga. Pertama dan kedua ini sudah menyala dan meledak, sementara yang ketiga awalnya dikira tidak bisa meletus atau busung,’’ imbuh dia.

Baca juga: Datangkan Alat Berat, Proyek Jl KH Wahid Hasyim Mulai Digarap

Saat itu lanjut Fahmi, korban kemudian mengambil mercon terakhir. Meski sudah diperingatkan tiga temannya, mercon itu tetap diambil. ’’Diambil sama anaknya (MSR, Red), teman-temannya sudah bilang nggak usah diambil ditinggal saja,’’ sambung Fahmi sembari menirukan keterangan yang dia terima.

Tiga teman korban kemudian berjalan meninggalkan mercon terakhir. Namun, korban tetap berusaha mengambil. Tak berselang lama, mercon yang sudah dipegang korban kemudian meledak. Darah lantas mengucur deras di bagian tangan kanan korban.

Mengetahui ledakan itu, tiga temannya kemudian berbalik. Tangan korban sudah hancur.  Mengetahui kondisi itu, korban kemudian dibawa pulang. ’’Jadi pas diambil anaknya itu merconnya meledak. Sekarang sudah dibawa ke RSUD Jombang,’’ pungkas Fahmi.

Sementara itu, Iptu Radyati Putri Pradini Kapolsek Tembelang membenarkan kejadian itu. Kronologi kejadian itu sekira pukul 06.00 korban sepulang dari kegiatan pondok Ramadan bersama tiga temannya itu. ’’Lalu sekira pukul 09.00 korban bersama dengan temannya pergi membeli mercon Kecamatan Megaluh,’’ kata Purti dikonfirmasi.

Selanjutnya sekira pukul 10.00 korban bersama tiga temannya pergi ke tengah sawah. ’’Keempat anak sudah menyulut dua mercon, dan satu mercon ternyata busung. Selanjutnya tiga temannya atau saksi mengajak pulang,’’ imbuh dia.

Ketiga anak itu lanjut Putri, sudah berjalan sekira 100 meter. ’’Lalu mereka terdengar ledakan dan melihat kebelakang ternyata korban sudah mengalami luka parah khususnya bagian tangan kanan. Korban kemudian dibonceng dan diantar pulang,’’ sambung Putri.

Sesampainya di rumah korban, langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. ’’Jadi dilarikan ke RS Al Aziz Tembelang, kemudian dirujuk ke RSUD Jombang,’’  pungkas Putri.

Usai mendapat laporan kejadian, polisi bergerak ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa barang bukti sudah diamankan petugas.”Sementara kita terus koordinasi dengan satreskrim, masih menggali keterangan dari saksi-saksi termasuk melacak dari mana asal mercon,” singkatnya.

Sebelumnya, ibu dan anak asal Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh meregang nyawa. Itu setelah keduanya terkena ledakan mercon Kamis (15/4).

Keduanya, Joko Slamet, 35, dan ibunya Sainten, 55. Akibat terkedan ledakan, Joko Slamet mengalami luka parah dan meninggal di rumah sakit sekitar pukul 23.55. Sementara ibunya Sainten, 55, sempat menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit, nyawa perempuan setengah baya akhirnya tak tertolong.

Dari hasil olah kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebuah kaleng sisa belerang, abu bekas belerang yang sudah terbakar, cat dan serbuk untuk penutup mercon serta satu buah travo. ”Penyebab pasti ledakan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal karena ledakan bahan mercon, karena korban memang sering membuat mercon,” singkatnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP