alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pengurusan Pernikahan dan Gugatan Cerai Makin Cepat

03 Mei 2021, 20: 03: 39 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SINERGI: Bupati Mundjidah Wahab (tengah) bersama Kepala Dispendukcapil Masduqi Zakaria, Ketua Pengadilan Agama Jombang Siti Hanifah dan Plt Kepala Kemenag Jombang Leksono dan pejabat pemkab lainnya menunjukkan MoU.

SINERGI: Bupati Mundjidah Wahab (tengah) bersama Kepala Dispendukcapil Masduqi Zakaria, Ketua Pengadilan Agama Jombang Siti Hanifah dan Plt Kepala Kemenag Jombang Leksono dan pejabat pemkab lainnya menunjukkan MoU.

Share this      

JOMBANG - Senada Masduqi Zakaria menegaskan, kerja sama ini tidak lain untuk memberikan pelayanan prima ke masyarakat, khususnya dalam mengakses layanan kependudukan lebih cepat.

Bagi dua instansi lain, Kemenag dan Pengadilan Agama, keuntungan yang didapat adalah akses yang mudah kepada data kependudukan.

Dengan MoU itu, Masduqi menyebut, kedua instansi itu kini bisa langsung secara online mengakses data kependudukan yang dibutuhkan. ”Kita tahu, Kemenag akan butuh data kependudukan ketika ada pendaftaran pernikahan, begitupun dengan Pengadilan Agama yang butuh data kependudukan ketika ada gugatan perceraian,” lanjutnya.

Baca juga: SMAN Kesamben Siap Cetak Siswa Berprestasi

Dengan MoU ini, kedua instansi itu telah memiliki akun yang bisa digunakan untuk mengakses data kependudukan langsung dari data base Dispendukcapil. Hal itu, disebut Masduqi akan meminimalisir adanya pemalsuan data yang bisa saja dilakukan pemohon gugatan maupun perceraian.

Pengurusan dokumen persyaratan untuk perceraian juga pernikahan bisa lebih cepat divalidasi. ”Selama ini kan masih harus wara-wiri ke kantor Dispendukcapil ini kan memakan waktu, dengan ini akan lebih cepat masyarakat mengurusnya nanti,” tambahnya.

Bahkan, khusus untuk Pengadilan Agama, usai sidang cerai rampung dilakukan, pihak pengadilan bisa langsung meng-upload data hasil sidang yang akan diproses langsung pegawai Dispendukcapil untuk kepentingan perubahan status pernikahan. ”Dalam waktu yang tidak terlalu lama, data dan status kependudukan akan langsung berganti. Bahkan KK juga bisa dicetak langsung di PA setelah itu,” tambahnya.

Sementara bagi Dispendukcapil, MoU ini membawa dampak lebih baik dari segi pelayanan kepada masyarakat. Dengan bisa dipecahnya tugas validasi, maka tak perlu lagi masyarakat menumpuk di kantor Dispendukcapil hanya untuk mengurus dokumen persyaratan. ”Jadi memang tujuan kita kerjasama ini muaranya kearah pelayanan kependudukan kepada masyarakat yang lebih cepat dan mudah,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP