alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tolak THR Tak Dibayar Penuh, GSBI dan SBPJ Turun Jalan

02 Mei 2021, 11: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

AKSI DEMO: Para buruh menyampaikan tuntutan pemberian THR yang harus dibayar penuh, dalam aksi hari buruh kemarin.

AKSI DEMO: Para buruh menyampaikan tuntutan pemberian THR yang harus dibayar penuh, dalam aksi hari buruh kemarin.

Share this      

JOMBANG – Sejumlah buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Jombang dan Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ) turun jalan, Sabtu kemarin (1/5). Dalam aksi itu mereka menolak tunjangan hari raya (THR) yang tak dibayar penuh.

Pantauan di lokasi, para buruh mengenakan pakaian biru berkumpul dan membentangkan poster di depan kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Jombang. Mereka turun jalan sekaligus memperingati hari buruh atau May Day.

Sembari menjaga jarak, poster yang dibentangkan berisi sejumlah tuntutan. Di antaranya, dicabutnya Undang Undang Cipta Kerja. Dalam orasi, tak sedikit mereka juga meminta agar THR tahun ini dibayar penuh.

Baca juga: Polisi Periksa Tiga Saksi dari Pihak PT Venezia Footwear Bareng

’’Tuntuan kita pertama ini menolak dan mencabut Undang Undang Omnibuslaw, karena banyak pelanggaran yang dilakukan perusahaan dan disahkan oleh Undang Undang Cipta Kerja,’’ kata Hadi Siswanto koodinator aksi.

Mereka juga menyuarakan tentang kriminalisasi aktivis buruh. Ada salah satu aktivis buruh ditangkap saat memperjuangkan hak buruh. Poster itu bertuliskan bebaskan kawan Eben Ketua OPD GSBI Sumatera Utera. Dalam aksi tersebut pihaknya juga menuntut agar perusahaan membayar penuh THR. Sebab, nasib buruh selama ini dirasa jauh dari kata sejahtera.

’’Masih banyak terjadi THR dicicil, kita menolak itu. Keadaan buruh di Jombang sangat jauh dari nilai kebutuhan hidup layak,’’ imbuh Hadi.

Aksi kaum buruh yang menyuarakan di depan Disnaker Jombang tak begitu lama. Belasan buruh ini mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Setelah dinilai cukup, mereka akhirnya meninggalkan Disnaker Jombang.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP