alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Curi Kayu, 7 Warga Diciduk Polisi

28 April 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Curi Kayu, 7 Warga Diciduk Polisi

Share this      

JOMBANG – Aksi pencurian kayu berhasil dibongkar polisi. Sebanyak tujuh pelaku berhasil diamankan termasuk barang bukti kayu serta dua kendaraan pengangkut disita petugas. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang sudah ditetapkan menjadi DPO (daftar pencarian orang).

Tujuh pelaku berhasil ditangkap di antaranya, Miron, 56, Suliyono, 42, Suliyadi, 51, Suliyono, 43, Munif, 46, Rudi, 35. Keenamnya warga warga Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. Satu pelaku lain Sutik, 44, warga asal Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Sementara satu pelaku lain inisial SN, warga Mojokerto masih buron.

”Ada 7 pelaku sudah berhasil kita amankan. Satu pelaku lain masih dalam pengejaran atau DPO,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan, kemarin.

Baca juga: Tiga Besar Siswa Masuk PTN, Lahirkan Alumni Sukses

Terungkapnya kasus ini bermula laporan Siswoyo, 33, warga Dusun Bangunrejo, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam Kamis (15/04) terkait pencurian kayu jati di lahan tanah kaviling milik Setiawan Djoko Purwanto di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. "Korban menyewa tanah untuk menaruh atau meletakkan kayu jati hasil dari membeli di Wonosalam sebanyak kurang lebih 600 batang kayu jati berbagai ukuran. Namun setelah ditaruh di lokasi, kayu jati itu banyak yang hilang," terang Teguh.

Berdasarkan laporan tersebut, tim dari Satreskrim Polres Jombang langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil oleh kejadian perkara, polisi berhasil menemukan beberapa batang kayu jati yang disembunyikan di semak-semak. ”Ada sekitar 250 batang kayu yang hilang,” bebernya.

Dari situ petugas terus mengembangkan penyelidikan dan mengendus delapan warga yang diduga kuat menjadi pelaku. Yakin dengan buruannya itu, petugas pun melakukan penangakapan.

Dari delapan pelaku, tujuh di antaranya berhasil ditangkap.  Sementara satu pelaku lainnya masih buron. ”Pelaku mengambil kayu jati, kemudian mengangkutnya dari tanah kavling di Desa Ngrimbi menggunakan kendaraan grandmax dan truk. Setelah itu di jual kembali," terangnya.

Selain mengamankan tujuh pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sebanyak 36 batang kayu dari berbagai ukuran. Selain itu, satu kendaraan grandmax dan satu unit truk yang digunakan mengangkut kayu juga disita petugas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. ”Kasusnya masih kita kembangkan,” singkat Teguh.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP