alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Bekuk Tiga Pengedar Sabu-Sabu

26 April 2021, 17: 48: 43 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Pengedar sabu-sabu berhasil dibekuk jajaran Satrekrim Polsek Bareng

Pengedar sabu-sabu berhasil dibekuk jajaran Satrekrim Polsek Bareng

Share this      

JOMBANG – Tiga pengedar sabu-sabu berhasil diringkus polisi. Dari penangkapan ini, polisi mengamankan sejumlah paket sabu berikut uang tunai hasil penjualan sabu.

yang beroperasi di sejumlah tempat di Bareng berhasil dibekuk jajaran Satrekrim Polsek Bareng. Polisi, hingga kini masih mengembangkan kasus ini kepada jaringan lain di atas ketiganya.

”Jadi tiga orang ini ditangkap di dua lokasi berbeda, namun mereka ini saling berkaitan,” terang AKP Nanang Sudjianto, Kapolsek Bareng.

Baca juga: Yayasan Pendidikan Budi Utomo Konsisten Raih Prestasi di Masa Pandemi

Polisi, awalnya membekuk dua pengedar yakni Anton Agus Saputra, 20, warga Desa Tebel, Kecamatan Bareng dan Achmad Zainal Romadhon, 30, warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno. Keduanya dibekuk polisi di pinggir Jalan Raya Desa Banjaragung, Kecamatan bareng Rabu (21/4) malam. ”Jadi kita dapat informasi akan ada transaksi di sana terus kita cek, ternyata ada dua orang itu langsung kita amankan,” lanjutnya.

Dalam penggerebekan pertama itu, polisi mengamankan sebuah plastik klip berisi sabu seberat 0.22 gram, timbangan elektrik, uang Rp 200 ribu yang diduga hasil penjualan, dan sebuah pipet kaca. ”Kita juga amankan sebuah handphone milik tersangka,” rincinya.

Kepada polisi, keduanya pun mengakui sabu itu adalah milik mereka. Keduanya juga mengaku tengah menunggu orang yang akan memasok barang untuk mereka jual kembali nantinya. Mengetahui informasi itu, polisi pun kembali melakukan penyelidikan dan mendapat petunjuk tentang pengedar lain. ”Dua orang itu mengaku mendapat barang dari tersangka ke tiga, yakni Muhammad Amin Alias Saleho, 30, warga Desa Banjaragung,” lontarnya.

Keesokan harinya, polisi yang telah mengintai Saleho, berhasil mengendunya di sekitaran pabrik sepatu. ”Tersangka Saleho sedang menjemput istrinya sore itu, saat dia tahu diincar polisi, dia sempat melarikan diri,” tambah Nanang.

Aksi kejar-kejaran sempat terjadi, Saleho akhirnya kembali ke rumahnya di Desa Banjaragung. ”Anggota yang tahu dia di rumah, langsung digerebek, dan diamankan,” imbuhnya.

Pada penangkapan kedua ini, polisi berhasil menyita satu paket sabu seberat 0.57 gram yang ia simpan di celananya. Polisi, juga mengamankan handphone milik Saleho sebagai barang bukti. ”Kasusnya masih dikembangkan, Saleho membeli sabu seharga Rp 600 ribu per gram dari seseorang di wilayah Mojowarno yang sampai sekarang masih dalam pengejaran,” sebutnya.

Akibat perbuatannya, ketiganya kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Bareng. Polisi, menjerat ketiganya dengan pasal 114 ayat 1 juncto pasal 112 ayat 1  UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP