alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Imran Kajari Jombang: Utamakan Pencegahan

23 April 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BEKERJASAMA: Kajari Imran dan Plt Kepala Kemenag Leksono bersama jajarannya.

BEKERJASAMA: Kajari Imran dan Plt Kepala Kemenag Leksono bersama jajarannya.

Share this      

JOMBANG - Imran Kajari Jombang menuturkan, yang paling diutamakan adalah pencegahan. Untuk itu ia memberikan lima tips agar bisa terhindar dari tindak pidana korupsi.

’’Paling penting merubah mindset yang membuat saya hadir di sini untuk mengawali. Karena penegak hukum itu filosofinya bukan seberapa banyak yang dimasukkan dalam penjara, tapi seberapa mampu kita mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,’’ katanya.

Sebelumnya, Imran memperlihatkan cuplikan video berdurasi sekitar lima menit. Video itu menampilkan mereka dari kalangan madrasah di Jawa Timur yang terjerat kasus korupsi. Setelah video berakhir, dia lalu memberi materi dan penjelasan secara detail. ’’Jadi dicegah, jangan biarkan teman-teman dan saudara kita tersangkut perkara. Itu yang saya lakukan 17 kali dalam pindah tugas,’’ imbuh dia.

Baca juga: Bersiap Ladeni Tantangan Blitar

SALAM HORMAT: Kajari Imran tiba di MAN 1 Jombang.

SALAM HORMAT: Kajari Imran tiba di MAN 1 Jombang.

Dia memang sengaja menunjukkan cuplikan video itu sebagai pengingat. ’’Tiada yang sempurna kecuali Yang Maha Kuasa, tetapi kalau kita saling mengingatkan Insya Allah bisa terhindari dari peristiwa itu,’’ sambung Imran. Sejumlah tips untuk mencegah terjadinya tindak korupsi langsung diberikan pada kepada semua kepala dan komite madrasah negeri.

’’Saya berikan tips ini supaya terhindar dari perbuatan atau perkara korupsi,’’ terangnya. Pertama, berkaitan dengan keluar masuk uang harus jelas. ’’Jadi cash flow, uang masuk  keluar. Sangat sederhana, berapa uang yang masuk dan kita belanjakan. Sehingga kita tidak sampai melakukan hal-hal yang koruptif,’’ sebut dia.

Kedua, harus memiliki aset aktif. ’’Misal beli lahan kemudian bangun rumah kontrakan. Sehingga setiap bulan dapat pemasukan. Akhirnya tidak mengganggu pemasukan kita,’’ terang Imran. Selanjutnya, harus disiplin membayar hutang. ’’Kalau misalnya tiga kali jatuh tempo, bayangkan hutangnya jadi berapa. Akhrinya terbelit hutang. Lalu berfikir yang tidak-tidak, melakukan tindakan korupsi,’’ sambungnya.

Keempat, menjalankan tugas sesuai SK yang diberikan. ’’Baca apa yang harus kita lakukan, ikuti sesuai tugas pokok dan fungsi dari SK. Ketika kita tidak melakukan kegiatan sesuai SK, maka menyalahgunakan kewenangan, harusnya melakukan A tapi melakukan B,’’ beber dia.

Sehingga dia menyarankan agar berjalan sesuai dengan SK yang diterima. ’’Jadi diikuti saja tugas sesuai SK itu, jangan sampai melenceng dari tupoksinya. Insya Allah aman,’’ sambung Imran seraya menyebut tips paling akhir, adalah hidup sederhana.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP