alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri
Masjid Al Hidayah Rejoagung Ngoro Jombang

Desain Khas Jawa, Bangunan Lama Dipertahankan

23 April 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DESAIN JAWA: Masjid Al Hidayah Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang ini mempertahankan desain khas Jawa.

DESAIN JAWA: Masjid Al Hidayah Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang ini mempertahankan desain khas Jawa.

Share this      

JOMBANG - Masjid Al Hidayah yang terletak di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, merupakan masjid tertua. Masjid yang berdiri sejak 1901 silam ini dibangun desain adat Jawa.

Setidaknya ini terlihat dari bentuk atap yang hampir seluruhnya terbuat dari kayu jati. Masjid yang berajarak 100 meter dari jalan raya ini juga masih mempertahankan bangunan lama. Seperti empat tiang di dalam masjid yang menyangga bagian atap. Paling mencolok di tempat imam, terlihat ada dua ruang yang disekat.

”Masjid ini dibangun sekitar 1901,” ujar Masjhud takmir Masjid Al Huda. Dulu, katanya, bangunan masjid tidak seperti keadaan sekarang. Masjid dibangun dari kayu dan hanya beratap jerami. ”Kemudian direnovasi, tapi saya tidak begitu hafal kapan pertama kali merenovasi masjid ini,” katanya kemarin.

Baca juga: Ramadan, Perajin Sandal Ketiban Berkah

DUA IMAM: Dua tempat imam ini hanya disekat dua ruang.

DUA IMAM: Dua tempat imam ini hanya disekat dua ruang.

Kendati demikian, setelah direnovasi pertama, bentuk bangunan masjid tidak berubah sama sekali. Bangunan masjid masih dipertahankan, atap model pendapa dan tidak menggunakan kubah. “Kubahnya tetap menggunakan kubah nanas. Kubah itu dari dulu sampai sekarang tidak pernah diganti,” katanya lagi.

Ia menyebut, renovasi hanya dilakukan pada bagian atap karena memang menggunakan talang sehingga kalau hujan turun sering bocor. “Kemudian 2001 atap talang diganti cor agar tidak bocor,” beber dia. Bukan hanya itu, lantai keramik masjid juga diganti dengan kualitas lebih baik. “Termasuk menambah serambi bagian depan, mengingat jumlah jamaah semakin bertambah,” pungkas Masjhud.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP