alexametrics
Rabu, 23 Jun 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Apresiasi Muwadda’ah Sistem Drive Thru

12 April 2021, 20: 14: 25 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Sulthon Sulaiman Kepala MTsN 4 Denanyar Jombang

Sulthon Sulaiman Kepala MTsN 4 Denanyar Jombang (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Penyelenggaran muwadda’ah atau wisuda purna siswa dengan sistem drive thru mendapat apresiasi dari pengurus yayasan Mambaul Maarif. Hal ini disampaikan Nyai Hj Muniroh Iskandar Wakil Ketua yayasan Mambaul Maarif saat memberikan sambutan, kemarin.

”Mewakili ketua yayasan, kami menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah yang telah berusaha mengadakan muwadda’ah dengan menerapkan prokes secara ketat. Sebab tahun lalu kita mengadakan muwadda’ah secara virtual,’’ ujar dia, kemarin.

Kegiatan yang digelar dengan sistem drive thru ini, sangat inovatif. Apalagi dalam masa pandemi dapat dijadikan contoh madrasah lain untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Setahun Raih 20 Prestasi, Persiapkan PPDB Jalur Zonasi

TIDAK BERJABAT TANGAN: Santri yang naik ke podium menghindari jabat tangan dengan guru.

TIDAK BERJABAT TANGAN: Santri yang naik ke podium menghindari jabat tangan dengan guru.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan selamat dan sukes kepada MTsN 4 Denanyar Jombang yang telah meraih prestasi baik di dalam maupun luar negeri. ”Yang terakhir kami sampaikan semoga anak-anak kita lulusan MTsN 4 Denanyar menjadi generasi penerus yang berkualitas dengan mengedepankan akhlaqul karimah,’’ pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif KH Abdusallam Shohib (Gus Salam). Menurutnya, muwadda’ah dengan menerapkan sistem drive thru merupakan inovasi dan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkup madrasah. ”Kami mengapresiasi hal ini,’’ ujar dia.

Kepada keluarga MTsN 4 Denanyar ia juga berpesan agar tidak menolak warga masyarakat yang ingin menempuh pendidikan di MTsN 4 Denanyar. Apalagi jika kondisi ekonominya sulit. ”Saat ini masa pandemi, masa sulit yang banyak ujian. Kami berharap pak Sulthon Sulaiman tidak menolak siswa yang ingin belajar di MTSN 4 Denanyar,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP