alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Kejurprov Batal, Rencanakan Tryout ke Sleman

08 April 2021, 07: 50: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SEMANGAT: Para petarung saat berlatih di Tanggungkramat Ploso Selasa (6/4).

SEMANGAT: Para petarung saat berlatih di Tanggungkramat Ploso Selasa (6/4).

Share this      

JOMBANG – Tarung derajat batal menggelar kejuaraan provinsi (kejurprov) usia dini. Penyebabnya, terkendala pendanaan. Sebagai gantinya, para petarung akan tryout ke Jawa Tengah. ’’Karena anggaran belum cair, kami terpaksa membatalkan kejurprov yang sempat diagendakan 11 April besok. Kami ganti tryout ke Sleman Yogyakarta,” kata Samsu, pelatih tarung derajat, kemarin.

Tryout akan dilaksanakan Sabtu-Minggu (10-11/4). Samsu menjelaskan, pembatalan sudah disebarluaskan kepada semua pengurus Kodrat di daerah-daerah yang awalnya diundang. ”Mereka pasti merasa kecewa karena sudah persiapan. Tapi mau gimana lagi. Kami usahakan menjadawal ulang setelah lebaran,” jelasnya.

Tryout akan dilaksanakan di pendopo Sleman Yogyakarta. Jombang membawa enam petarung yang diproyeksikan porprov. Serta sembilan petarung usia dini. Khusus atlet usia dini yang dipilih yaitu atlet yang intens latihan secara berkala selama satu tahun terakhir.

Baca juga: 27 Siswa Disiwisuda, Siap Masuk Perguruan Tinggi

Diantara atlet porprov yang akan diberangkatkan, Tyas, Rindu, Khanza, Nur, Bayu dan Prass. Sedangkan atlet usia dini yang diberangkatkan, Juan, yuke. Brian, Rangga, Azam, Onel dan Caca.

”Sebetulnya masih banyak atlet usia dini yang mau ikut. Tapi banyak yang terkendala izin orang tua, lokasinya jauh,” tambah Samsu.

Tryout untuk atlet proyeksi porprov dan usia dini ditujukan untuk menambah jam terbang atlet. Juga untuk melatih mental bertanding atlet. Menurut Samsu, pelatih hanya bisa memberikan materi dan teknik semampunya. Selebihnya seleksi alam yang akan berlaku. Untuk penguatan mental, dibekali dengan tryout dan mengikutsertakan pada kejuaraan.

”Mereka harus menguatkan mentalnya sendiri. Tekniknya dikuasai, menghadapi lawan juga tenang namun kuat,” katanya.

Sebelum berangkat ke Yogyakarta, banyak persiapan yang harus dilakukan. Diantaranya adalah pengendalian emosi, ketenangan, kualitas bermain, serta kekuatan tangan dan kaki.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP