alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Inspektorat Segera Lakukan Monev

Terkait Karut-marut Program BK 2020

08 April 2021, 08: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Inspektur Kabupaten Jombang Eka Suprasetya Agus Putranto

Inspektur Kabupaten Jombang Eka Suprasetya Agus Putranto

Share this      

JOMBANG – Polemik program bantuan keuangan (BK) khusus tahun anggaran 2020 mendapat perhatian Inspektorat. Pihaknya berencana segera melakukan monitoring untuk evaluasi proyek-proyek yang belum tuntas atau bermasalah.

”Tentu kami akan mengdakan monev (monitoring dan evaluasi) terkait program BK tersebut,” terang Inspektur Kabupaten Eka Suprasetya Agus Putranto saat dikonfirmasi kemarin.

Sebagai langkah, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang. ”Ini saya lihat mana desa yang harus dilakukan evaluasi. Untuk itu, kita lakukan koordinasi terlebih dahulu dengan DPMD,” tandasnya.

Baca juga: Tiga Saksi Kembali Dihadirkan

Selain mengecek administrasi, timnya juga akan melakukan monitoring ke lapangan untuk memastikan kesesuaian RAB (Rencana Anggaran Belanja) dengan pelaksanaan di lapangan. ”Jadi tunggu dulu kami melakukan monev,” pungkas Eka.

Seperti diberitakan sebelumnya, karut-marutnya program bantuan keuangan (BK) khusus juga ditemukan di wilayah Kecamatan Ngoro. Pembangunan gedung PKK Desa Pulorejo belum tuntas 100 persen. Terlihat bangunan yang dikerjakan menggunakan anggaran dari BK 2020 belum terpasang atap.

Selain itu pengerjaan pendapa Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno, pendapa Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, gedung pelayanan Desa Kedawong. Rata-rata bangunan mangkrak lantaran pengerjaan tak tuntas. Selain itu pengerjaan proyek TPT Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek dari anggaran BK sebesar Rp 350 juta diduga pelaksanaannya tidak sesuai RAB.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP