alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Dorong Kades Kreatif dan Inovatif Membangun Desa

08 April 2021, 08: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KREATIF: Kepala DPMD Sholahudin Hadi Sucipto dan Bupati Hj Mundjidah saat mengisi pelatihan peningkatan kapasitas kades di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang (6/4).

KREATIF: Kepala DPMD Sholahudin Hadi Sucipto dan Bupati Hj Mundjidah saat mengisi pelatihan peningkatan kapasitas kades di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang (6/4).

Share this      

JOMBANG – Bupati Hj Mundjidah Wahab mengingatkan para kepala desa agar kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas, kewajiban dan kewenangannya. Terutama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

’’Jika mampu menjalankan kewajibannya secara baik dan tertib, para kepala desa akan panen banyak pahala,’’ kata Mundjidah saat mengisi pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang.

Pelatihan diikuti semua kades dalam dua gelombang. Sebagian kades mengikuti Selasa (6/4). Sebagian lagi Rabu (7/4). Narasumbernya dari forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Di antaranya Bupati Mundjidah Wahab, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Dandim 0814 Letkol Inf Triyono, ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi dan kepala Kejaksaan Negeri  Jombang Imran.

Baca juga: Mayat Pria Mengambang di Dam Karet

KOMPAK: Kepala DPMD Sholahudin Hadi Sucipto, Bupati Hj Mundjidah dan Ketua DPRD Mas’ud Zuremi bersama peserta para kepala desa.

KOMPAK: Kepala DPMD Sholahudin Hadi Sucipto, Bupati Hj Mundjidah dan Ketua DPRD Mas’ud Zuremi bersama peserta para kepala desa.

Bupati Mundjidah lalu mencontohkan gerakan bahagia bersama tetangga Ramadan nanti. Para kades diminta menggerakkan masyarakat untuk membantu buka dan sahur warga yang tidak mampu. ’’Nanti akan kita cek apakah setiap desa sudah membentuk panitia gerakan bahagia bersama tetangga,’’ tegasnya.

Mundjidah menyatakan, kades wajib membuat laporan setiap tahun. Dilaporkan ke bupati, BPD dan masyarakat. ’’Makanya ada desa yang bikin papan pengumuman APBDes,’’ terangnya.

Orang nomor satu di Pemkab Jombang ini menjelaskan, desa merupakan bentuk pemerintahan terkecil yang langsung berhadapan dengan masyarakat.  ’’Diharapkan dengan  desa yang mandiri dan tertib akan semakin mempercepat proses pembangunan menuju masyarakat sejahtera,’’ paparnya.

Bupati perempuan pertama di Jombang ini juga menyampaikan sejumlah kewajiban desa lainnya. Di antaranya, desa wajib melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, profesional, efektif, efisien bersih serta bebas KKN.

Serta wajib menjalin kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan desa. ’’Desa juga wajib menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Sholahudin Hadi Sucipto menjelaskan, pelatihan digelar sebagai salah satu upaya memberikan motivasi dan pemahaman serta mengingatkan kembali tugas pokok dan fungsi kepala desa. Sekaligus  forum silaturahmi Forkopimda Jombang dengan kepala desa. ’’Agar jika ada sesuatu hal, komunikasinya lancar,’’ jelasnya. Serta untuk menggali kreativitas dan inovasi para kades terkait program pembangunan maupun penggunaan anggaran desa.

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP