alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Jelang Ramadan, Polisi Amankan 88 Preman

07 April 2021, 09: 54: 50 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho

Share this      

JOMBANG – Jelang Ramadan, ratusan pelaku tindak kriminal diringkus jajaran Polres Jombang sepanjang 12 hari terakhir. Dari ratusan pelaku, kasus-kasus premanisme disebut Kapolres Jombang paling menonjol.

”Total ada 187 tersangka yang diamankan dalam operasi pekat yang berlangsung sejak tanggal 22 Maret hingga 2 April 2021 ini,” terang Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho.

Keseluruhan tersangka yang diamankan dari kasus berbeda-beda. Rinciannya, kasus premanisme sebanyak 75 kasus dan 88 tersangka. Disusul miras sebanyak 44 kasus dengan 46 tersangka.Kasus Narkoba, menjadi kasus terbanyak ketiga yakni 26 kasus dengan 29 tersangka.

Baca juga: Pencairan BK Khusus 2020 Dipaksakan

Sedangkan tiga paling bawah, yakni perjudian sebanyak 11 kasus dengan 19 tersangka, prostitusi sebanyak 2 kasus dengan 2 tersangka dan kriminal jalanan sebanyak 1 kasus dengan 3 tersangka. ”Untuk barang bukti yang kita amankan ada uang tunai Rp 9,6 juta pada kasus premanisme, Rp 234 ribu dari kasus perjudian dan Rp 135 ribu dari hasil kasus prostitusi. Ada juga 504 liter miras, 4.827 butir pil koplo dan 18,19 gram sabu-sabu, serta 6 buah baterai tower dan 1 unit mobil,” rincinya.

Agung menyebut, dari pengungkapan itu, disebutnya premanisme jadi kasus paling menonjol di Jombang. Hal itu ditengarai faktor ekonomi yang kini kian sulit akibat pandemi Covid-19. ”Pemicunya banyaknya pengangguran di Jombang, mungkin situasi Covid-19 di Jombang ini yang membuat tindakan premanisme meningkat,” ucapnya.

Hasil operasi ini, disebut kapolres juga akan jadi laporan penting yang akan disampaikan kepada Pemkab Jombang. Terlebih agar ada upaya perbaikan ekonomi kepada warga Jombang. ”Ini akan kita sampaikan ke pemerintah daerah mungkin ada solusi dan sebagainya,supaya angka premanisme di Jombang semakin menurun,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP