alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Mundjidah Wahab Berikan Insentif untuk Hufaz

07 April 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang

Hj Mundjidah Wahab Bupati Jombang

Share this      

JOMBANG – Kesejahteraan hufaz atau penghafal Alquran tak luput dari perhatian Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Tercatat sebanyak 625 hufaz dari keseluruhan 700 lebih hufaz yang terdaftar mendapat insentif dari pemkab. Angka ini naik dibandingkan penerima insentif tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Bupati Mundjidah di depan puluhan hufaz saat menghadiri acara khatmil qur’an dan sosialisasi hufaz di Pendapa Kabupaten Jombang, Selasa (6/4).

Hadir dalam kesempatan itu, perwakilan dari forkopimda, Sekretaris Daerah Akhmad Jazuli, asisten dan sejumlah kepala OPD terkait di Lingkup Pemkab Jombang, koordinator hufaz serta para hufaz se-Kabupaten Jombang. "Pemkab Jombang memberikan sedikit bisaroh yang nilainya tidak terlalu besar. Namun ini suatu bentuk perhatian agar Pemkab Jombang juga mendapat berkah Alquran yang penjenengan semua dimulyakan Allah SWT,’’ ujar dia.

Baca juga: Kontingen Karate KOSN SD, Target Juara Jatim

SOSIALISASI: Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat kegiatan sosialisasi program insentif bagi para hufaz di Pendapa Kabupaten Jombang, kemarin.

SOSIALISASI: Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat kegiatan sosialisasi program insentif bagi para hufaz di Pendapa Kabupaten Jombang, kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Terkait teknis penyaluran bisaroh lanjut bupati, nantinya akan dijelaskan saat kegiatan sosialisasi yang digelar mulai 5 – 9 April mendatang. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para hufaz, meskipun besarannya tidak sebanding dengan kerja keras dan amal bakti para hufaz selama ini. ”Namun, bantuan insentif hufaz ini hendaknya dapat dimaknai sebagai sebuah bentuk apresiasi pemerintah Kabupaten Jombang,’’ tambahnya.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberi pengarahan tentang tata cara pemberkasan untuk pencairan bantuan dan tata cara mengisi buku kegiatan sebagai bukti telah melaksanakan tugas sebagai hufaz. ”Meskipun bantuan insentif ini sangat kecil nilainya,  namun saya yakin para hufaz tidak terpengaruh aktivitasnya dalam menghafalkan dan melestarikan Alquran. Kami berupaya agar setiap tahun anggaran, dapat mengalokasikan bantuan ini dan tidak tertutup kemungkinan untuk ditambah jumlahnya. Namun dengan mempertimbangkan skala prioritas pembangunan bidang keagamaan  secara keseluruhan maupun akselerasi pembangunan pada bidang dan sektor lainnya,’’ terangnya.

Bagi para hufaz yang belum mendapatkan insentif, khususnya yang telah diusulkan melalui kecamatan maupun yang mengajukan proposal permohonan bantuan kepada pemerintah kabupaten, akan diupayakan mendapatkan bantuan yang sama pada tahun anggaran berikutnya. Dengan melihat dan mempertimbangkan eksistensi para hufaz. ”Insya Allah setiap tahun akan kita tambah lagi jumlahnya,’’ jelas dia.

Bupati juga berpesan kepada para hufaz agar menjaga hafalannya. Dikatakan bupati, Alquran akan memberikan syafaat kepada semua umat Islam. ”Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak yang bisa membaca Alquran, namun kurang memahami maknanya. Oleh karena itu saya berpesan kepada para hufaz untuk tidak hanya menghafal, tapi juga mengamalkan Alquran  dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa menjadi filter dalam menghadapi kondisi zaman seperti sekarang ini,’’ pungkasnya.

Di masa pandemi Covid-19, pihaknya juga mengimbau pada hufaz untuk mengajukan vaksinasi di puskesmas terdekat. Hal itu, menurut dia sebagai bentuk upaya pencegahan Covid-19 di Jombang. ”Dalam rangka menyambut bulan Ramadan, monggo bagi bapak ibu yang belum divaksin bisa segera ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP, insya Allah nanti akan langsung dilayani karena para hufaz, tokoh agama, ustad dan ustadah prioritas,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP