alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pembangunan Gedung PKK Pulorejo Juga Mangkrak

Program BK APBD 2020 Amburadul

06 April 2021, 08: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TAK SELESAI: Kondisi proyek gedung PKK Pulorejo, Kecamatan Ngoro dari anggaran BK khusu APBD 2020 macet, SPJ belum rampung.

TAK SELESAI: Kondisi proyek gedung PKK Pulorejo, Kecamatan Ngoro dari anggaran BK khusu APBD 2020 macet, SPJ belum rampung.

Share this      

JOMBANG – Karut-marutnya program bantuan keuangan (BK) khusus juga ditemukan di wilayah Kecamatan Ngoro. Pembangunan gedung PKK Desa Pulorejo belum tuntas 100 persen. Terlihat bangunan yang dikerjakan menggunakan anggaran dari BK 2020 belum terpasang atap.

Seperti pantauan koran ini kemarin, kondisi bangunan masih berantakan. Terlihat sisa-sisa material proyek masih berserakan. Terlihat bangunan belum terpasang atap.

Selain itu,  kondisi lantai, jendela dan pintu juga belum tuntas dikerjakan. Bahkan, bagian dinding masih berupa bata merah yang belum terlapisi. Di lokasi, juga tidak ditemukan papan proyek.

Baca juga: Forum Anak Jombang Berkunjung ke Panti Asuhan Ummul Mahmudatul Azhar

Saat dikonfirmasi, Kop Mustoko, Kepala Desa Pulorejo menerangkan, pembangunan gedung PKK menggunakan anggaran BK APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 125 juta. ”Itu dilaksanakan tahun 2020 kemarin, menggunakan anggaran BK,” ungkapnya.

Dikatakannya, proses pembanguna belum selesai. Dikarenakan, anggaran BK yang diterima tidak cukup untuk pembangunan seluruh gedung. ”Jadi untuk pembangunan sudah sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Belanja) hanya sampai pemasangan batu bata,” katanya.

Sehingga, untuk pemasangan atap dan finishing gedung masih menunggu anggaran dari BK lagi. ”Pembangunan tetap dilanjutkan dengan bantuan lainnya. Bahkan nanti bantuan dari swadaya perangkat dan dari keluarga saya,” terangnya.

Dia menambahkan, sebelum dibongkar, memang kondisi gedung PKK sudah tidak layak untuk digunakan. Terkait pelaporan penggunaan bantuan atau SPJ, sampai  kini belum rampung. ”Ya memang untuk SPJnya juga masih belum rampung dan pemasangan papan proyek juga masih belum dilakukan,” pungkas Mustoko.

Sebelumnya, pelaksanaan proyek pembangunan gedung yang didanai dari bantuan keuangan (BK) khusus APBD 2020  amburadul. Di antaranya, pembangunan pendopo Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, pendapa Desa Balongbesuk, , gedung pelayanan Desa Kedawong, Kecamatan Diwek.

Selain itu, proyek  pembangunan TPT di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek bantuan BK APBD 2020 senilai Rp 350 juta juga melewati batas tahun anggaran.

Selain dikerjakan melewati batas tahun anggaran, pengerjaan gedung juga mangkrak, tidak bisa difungsikan. Padahal gedung yang lama sudah dibongkar.

Pemerintah desa berdalih, molornya pengerjaan dikarenakan proses pencairan BK dari kabupaten baru bisa dilakukan sekitar akhir Desember. Sehingga waktu pengerjaan mepet.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP