alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan
Dengarkan Aspirasi Penyandang Disabilitas

Forum Anak Jombang Berkunjung ke Panti Asuhan Ummul Mahmudatul Azhar

06 April 2021, 07: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

FAJ bersama warga panti sedang bermain kertas origami

FAJ bersama warga panti sedang bermain kertas origami

Share this      

JOMBANG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Jombang melalui Forum Anak Jombang (FAJ) mengunjungi anak berkebutuhan khusus di panti asuhan Ummul Mahmudatul Azhar Desa kauman, Kecamatan Ngoro , Kabupaten Jombang, Minggu (4/4).

”Tujuan kita untuk menumbuhkan rasa kepekaan sosial, empati, dan kepedulian terhadap sesama anak,” ungkap M Musyafik, pembina Forum Anak Jombang.

Panti asuhan Ummul Mahmudatul Azhar menampung anak-anak difabel. Di antaranya, anak tuna rungu, tuna netra, tuna wicara, dan tuna grahita. Kedatangan FAJ ke panti sangat berkesan bagi anak panti.

Baca juga: Ada 56 Siswa SMAN 2 Jombang Lolos SNMPTN 2021

Warga panti sedang menempel aspirasi di pohon inspirasi

Warga panti sedang menempel aspirasi di pohon inspirasi

Mereka pun larut penuh semangat saat forum anak Jombang meminta mereka menyampaikan aspirasinya dalam secarik kertas.

Serap aspirasi dilakukan dengan cara-cara yang menyenangkan. Seperti menuliskan apa saja yang diinginkan masing-masing anak di atas secarik kertas. Yang kemudian ditempelkan pada pohon inspirasi yang sudah disiapkan sebelumnya.

Selain itu, anak-anak panti juga dihibur dengan game. Seperti permainan tebak kata, tebak kata yang hilang, untuk merangsang kognitif anak. Bermain lompat bareng untuk melatih motorik kasar, bermain melipat kertas atau origami untuk melatih motorik halus. ”Kita juga menjaring aspirasi mereka. Dengan segala keterbatasan, apa mereka sudah terperhatikan oleh pemerintah secara umum, suara mereka seperti apa, kita koordinir,” jelas Syafik.

Tak hanya anak panti, warga panti lainnya juga larut dalam kegiatan. Warga panti yang memiliki bakat di bidang apapun diminta menunjukkan kebolehannya. ”Kemarin ada yang bersuara emas, menyumbangkan sebuah lagu. Kegiatan kemarin  memang lebih kepada kegiatan yang menyenangkan dan sifatnya bermain,” pungkas dia.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP