alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Mantapkan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

01 April 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KOMPAK: Ahmad Muslih Kepala MAN 10 Jombang foto bersama dengan jajaran dewan guru dan staf.

KOMPAK: Ahmad Muslih Kepala MAN 10 Jombang foto bersama dengan jajaran dewan guru dan staf.

Share this      

JOMBANG - MAN 10 Jombang juga tengah memantapkan persiapan jelang pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencana mulai 6 April mendatang. Salah satunya membentuk tim yang mendukung pelaksanaan PTM. Di antaranya, tim pembelajaran tata ruang, tim kesehatan dan keamanan serta tim pelatihan dan humas.

Jatmika, Waka Kurikulum MAN 10 Jombang mengatakan, sesuai surat edaran yang dikeluarkan Kemenang Jombang, untuk persiapan pembelajaran tatap muka, masing-masing madrasah harus membentuk tiga tim. ”Jadi ini kita akan rapatkan dengan kepala madrasah siapa yang nantinya akan ditunjuk untuk bertanggung jawab pada tim tersebut,” ujarnya kemarin.

Selain pembentukan tim, pihaknya juga akan mempersiapkan persetujuan komite, kepala madrasah dan wali murid untuk persiapan pembelajaran tatap muka. ”Terutama persetujuan wali murid, kita akan segera kumpulkan wali murid dengan surat pernyataan apakah setuju atau sebaliknya MAN 10 Jombang melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka,” terangnya.

Baca juga: Apresiasi Mewarna Mamamia Tumbuhkan Solidaritas

HEBAT: Kegiatan ekstrakurikuler pramuka MAN 10 Jombang.

HEBAT: Kegiatan ekstrakurikuler pramuka MAN 10 Jombang.

Sedangkan untuk persiapan lainnya, ditegaskan Jatmika sudah selesai. Seperti penataan ruang kelas. Selain itu, siswa juga dibagi menjadi dua sif. Sehingga, kelas menjadi tidak penuh. ”Jadi kita bagi 2, kelas pagi dan siang. Jadwal itu berlaku dua minggu. Siswa kelas pagi selama dua minggu, berikutnya masuk kelas siang. Agar siswa semua merasakan,” terangnya.

Tidak hanya itu, kurikulum juga sudah diatur. Karena ini merupakan acuan untuk para guru mengajar. ”Yang menjadi perhatian tidak ada pembelajaran olahraga dan ekstrakulikuler. Akan tetapi para siswa bisa berolahraga di rumah agar memperkuat imun tubuh,” pungkas Jatmika.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP