alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Terhambat Petunjuk yang Minim

Pengejaran Pelaku Pembacokan Anjal

26 Maret 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

MINIM PETUNJUK: Korban pembacokan saat menjalani penanganan medis di RSUD Jombang.

MINIM PETUNJUK: Korban pembacokan saat menjalani penanganan medis di RSUD Jombang.

Share this      

JOMBANG – Polisi masih terus melacak dan memburu pelaku pembacokan yang menimpa Iwan Nugraha alias Robig, 28, di Mojoagung Minggu malam (21/3). Meski saat ini upaya memburu pelaku itu terhambat petunjuk yang minim.

“Sampai saat ini tim lapangan masih melakukan penyelidikan. Termasuk upaya mencari identitas pelaku,” terang AKP Teguh Setiawan Kasatreskrim Polres Jombang. Pihaknya hingga kini terkendala petunjuk yang sangat minim. Misalnya untuk petunjuk berupa gambar, ia hanya bisa mendapat gambaran ciri pelaku dari video amatir warga yang durasinya singkat.

 “Sebenarnya di pos polisi dekat situ ada CCTV lalu lintas, namun CCTV ini ternyata berfungsi hanya online, artinya dia tidak merekam kejadian,” lanjutnya. Ditambah lagi, arah hadap CCTV disebutnya mengarah ke jalan nasional, sedangkan pelaku melarikan diri ke jalur provinsi ke arah selatan. “Sehingga terlihat hanya lewat saja,” imbuhnya.

Baca juga: Dampak Proyek Jembatan Baru Ploso, Jalan Provinsi Menyempit

Sementara untuk kendaraan yang digunakan para pelaku, pihaknya juga masih kesulitan melacak. Kendati beberapa saksi di lokasi kejadian disebut Teguh mampu mengenali jenis kendaraan yang dipakai, namun tak ada yang berhasil mengidentifikasi plat nomor. “Maklum saja, kondisi saat kejadian itu malam, gelap dan kejadiannya cepat sekali, sehingga identitas kendaraan belum bisa kami dapat lengkap,” tambah dia.

Kendati demikian, pihaknya menyebut dari video amatir yang didapat, beberapa ciri-ciri pelaku yang berkaitan dengan pakaian yang dipakai saat beraksi sudah berhasil didapatkan. “Jadi Insyaallah ini akan tetap membantu, doakan saja,” pungkas Teguh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Iwan Nugraha alias Robig, 28, warga Tasikmalaya Jawa Barat diserang beberapa pemuda saat ngamen bersama lima teman anjal di simpang tiga Mojotrisno (21/3) malam. Diduga kuat, peristiwa penyerangan ini bermula dari cekcok dua kelompok, lantaran aksi geber-geber knalpot sepeda motor.

Akibat penyerangan ini, Robig harus menderita luka bacok di beberapa tubuh. Selain ibu jari tangan kanannya putus disabet golok, telapak tangan kanan juga terluka akibat bacokan. Begitupun bagian kaki. Ia pun sempat dirawat di RSUD Jombang sebelum harus dipulangkan paksa ke rumahnya lantaran takada biaya untuk operasi.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP