alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh
Emi Tahmidah, Kepala MTsN 12 Jombang

Izin Suami itu Penting

25 Maret 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Emi Tahmidah, Kepala MTsN 12 Jombang

Emi Tahmidah, Kepala MTsN 12 Jombang

Share this      

JOMBANG - Bagi Emi Tahmidah, izin suami adalah segalanya. Prinsip itulah yang dipegang pengasuh Ponpes As Salma Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Restu dari suami menentukan langkah karir dan kegiatannya sehari-hari selama sepuluh tahun terakhir.

”Yang menentukan langkah saya suami harus tahu. Izin sangat penting agar perjalanan ke depan menjadi lancar dan berkah,” ungkap Kepala MTsN 12 Jombang ini.

Menurutnya, restu dari suami menjadi persetujuan atas konsekwensi jika ia tak bisa seterusnya berada di rumah dan merawat anak-anaknya 24 jam. Karena sebagian waktunya ia habiskan di madrasah. Termasuk menjalankan tugas pendidikan ke luar kota, Emi biasanya izin seminggu sebelum berangkat. ”Agar beliau (suami, Red) punya waktu untuk berfikir mau mengizinkan atau tidak,” katanya.

Baca juga: Musim Panen, Harga Gabah Anjlok

Pernah beberapa kali ada kegiatan, sang suami menawar dengan bertanya bisa diwakilkan apa tidak. Meski pada akhirnya diizinkan. “Karena beliau juga mengurus lembaga pendidikan. Kalau sudah ACC mengizinkan saya jadi kepala madrasah pasti sangat paham konsekwensinya seperti apa,” tambah dia.

Menjadi kepala madrasah dan pengasuh pondok pesantren ia membagi waktu seadil mungkin. Ketika di madrasah mulai pukul 07.00-15.00, ia menjalani tugasnya dengan maksimal. Namun ketika ia sudah di rumah ia kembali berperan sebagai istri, juga sebagai ibu dari ratusan santri. "Selama pandemi di madrasah hanya sampai pukul 13.00, jadi setelah itu ya sudah bercengkrama dengan santri," ungkapnya.

Emi sendiri sudah cukup lama berkecimpung di dunia pendidikan. Ia diangkat menjadi PNS 1996 di MAN 3 Jombang. Setelah 15 tahun, tepatnya 2011 lalu, ia mendapat amanah tugas tambaha sebagai Kepala MTsN 14 Jombangdan 2015 dipindah ke MTsN 12 Jombang. "Di rumah saya bagi tugas dengan ustad dan ustadzah, mereka yang mengurus semua di rumah," pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP