alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

MAN 4 Jombang Unggul dan Berprestasi

Program Keagamaan Spesialis Kitab Kuning

24 Maret 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Syamsul Ma’arif Kepala MAN 4 Jombang

Syamsul Ma’arif Kepala MAN 4 Jombang

Share this      

JOMBANG – MAN 4 Jombang di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang melaju pesat. Menjadi salah satu madrasah aliyah terbesar di Jombang. Memborong prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Predikat sebagai MAN Program Keagamaan (PK) dengan unggulan spesialis kitab kuning.

”Kita menjadi salah satu pilot project dari Kemenag. MAN PK  dengan fokus pendalaman ilmu agama atau tafaqquh fiddin,” ucap Syamsul Ma’arif Kepala MAN 4 Jombang.

Penunjukan MAN 4 Jombang sebagai MAN PK dimulai sejak 2016. Saat itu, MAN 4 Jombang masih menggunakan asrama di sekitarnya untuk bermukim para santri. Baru pada 2017, MAN 4 Jombang membangun asrama di sisi barat yang diberi nama Hasbullah Said.

Baca juga: Tryout di Rumah, Ujian di Sekolah

Gedung MAN 4 Jombang terlihat megah

Gedung MAN 4 Jombang terlihat megah

MAN 4 Jombang terus melaju pesat. Tidak membutuhkan waktu lama, empat tahun menjadi MAN PK, perubahan langsung terlihat. Gedung-gedung baru yang megah didirikan. Penambahan fasilitas dan sarana prasarana yang lebih modern dan canggih untuk mendukung proses pembelajaran.

Ada gedung pusat pembelajaran terpadu yang berdiri 2019. Gedung laboratorium pusat kayanan keagamaan terpadu yang berdiri di bagian paling depan 2020. Dan tahun ini mendapatkan ruang kelas baru. ”Kita sudah membeli lahan di belakang untuk melengkapi sarana prasarana yang ada, agar MAN 4 Jombang semakin lengkap dan maju,” katanya.

Untuk mendukung aktifitas siswa, maka dibutuhkan sarana prasarana lengkap. MAN 4 Jombang memiliki 1.687 siswa, 144 diantaranya siswa MAN PK. Di setiap angkatan 48 siswa, terdiri dari 24 siswa putra dan 24 siswa putri. Selebihnya dibagi menjadi empat jurusan, yakni Agama, Bahasa, IPA dan IPS.

Masa pandemi tak menghalangi siswa MAN 4 Jombang untuk berprestasi. Baik bidang akademik maupun non akademik. Selama 2020, prestasi yang diraih juara 1 lomba dai muda NU online tingkat nasional. Juara harapan 1 desain tingkat nasional. Juara 1 Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Kimia dan juara 1 KSM Bahasa Arab se- Wilker Surabaya.

Juara 2 lomba Genre tingkat kabupaten, duta genre favorit putra tingkat kabupaten, duta genre motivator putra tingkat kabupaten, Juara 2 Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) mapel Bahasa Inggris tingkat provinsi, juara 2 KSMO mapel PAI tingkat provinsi, dan juara 2 KSMO mapel Bahasa Arab tingkat provinsi.

Sementara di awal tahun ini, MAN 4 Jombang berhasil meraih juara tiga olimpiade matematika tingkat provinsi yang diadakan di Unipdu Jombang. Komitmen MAN 4 Jombang untuk terus berprestasi dan berkualitas sesuai dengan visi misi. Yaitu islami, nasionalis, cerdas, kreatif, mandiri dan berbudaya lingkungan sehat.

Antusias siswa MAN 4 Jombang dalam menempuh pendidikan tinggi juga cukup tinggi. Sebagian besar siswa yang telah lulus kembali melanjutkan pendidikan. Ada yang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Mesir, PTN dan beberapa di perguruan tinggi swasta.

Tak sedikit pula diantara alumni yang mendapatkan beasiswa di jenjang pendidikan tinggi. Sepanjang tahun 2019-2020, ada 182 siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri. MAN 4 Jombang juga menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk menambah bekal ilmu kepada siswa.

Ada program Prodistik (Program pendidikan teknologi informatika), yaitu bekal pendidikan setara dengan Diploma satu (D1), bekerjasama dengan ITS Surabaya. Siswa dibekali dengan kemampuan komputer. Sejak semester satu sampai semester lima. Di akhir pembinaan, siswa diharuskan membuat karya ilmiah. Setelah itu siswa akan mendapatkan sertifikat yang setara dengan D1 dan bisa dimanfaatkan untuk bekerja.

”Bagi yang meneruskan kuliah, bisa kerja sambil kuliah, bagi yang tidak bisa memanfaatkan sertifikat itu untuk bekerja,” ungkap Syamsul. Kerjasama dengan UIN Maliki Malang misalnya, dilakukan terkait dengan prestasi akademik, mulai dari soal pelajaran, hingga event lomba di tingkat provinsi maupun nasional. Sekaligus pendampingan kelas unggulan dan pelaksanaan sistem kredit semester.

MAN 4 Jombang sudah menggunakan sistem kredit semester (SKS). Siswa bisa lulus hanya dengan menempuh pendidikan dua tahun. Tahun ini ada sembilan siswa yang berhasil lulus dalam waktu dua tahun. Khusus sebagai upaya mendukung kemampuan siswa MAN PK dalam hal baca kitab, MAN 4 Jombang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al Aqobah Diwek.

Selama 20 hari, siswa diberi pembinaan baca kitab kuning selama tiga jam sehari. Tidak hanya siswa, guru juga diberi pembinaan, sehingga ketika pembelajaran berlangsung, guru bisa langsung mengontrol. ”Selama 20 hari, siswa langsung bisa baca kitab kuning, juga akan mendapatkan sertifikat,” pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP