alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Titik Longsor Terus Bermunculan, Tanggul Sungai Konto Rawan Jebol

06 Maret 2021, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TITIK BARU: Kerusakan tanggul Sungai Konto terus meluas, beberapa titik longsor baru terus bermunculan salah satunya di wilayah Dusun Gondanglegi, Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo.

TITIK BARU: Kerusakan tanggul Sungai Konto terus meluas, beberapa titik longsor baru terus bermunculan salah satunya di wilayah Dusun Gondanglegi, Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo. (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Kondisi tanggul Sungai Konto di wiayah Kecamatan Bandarkedungmulyo kian mengkhawatirkan. Menyusul titik tanggul longsor terus bermunculan. Per Kamis (4/3) kemarin, sedikitnya ada dua titik longsoran baru. Masing-masing di Desa gondangmanis dan Pucangsimo.

Pantauan di lokasi Jumat (5/3) kemarin, titik tanggul longsor baru di wilayah Dusun Gondanglegi, Desa Gondangmanis mencapai sekitar 100 meter lebih panjangnya. Terlihat tanah di tebing tanggul melorot lantaran mengalami abrasi parah.

Lokasinya hanya berjarak sekitar 500 meter dari jembatan Kayen atau sekitar 300 meter dari titik jembatan darurat yang dibangun warga Gondangmanis. Terlihat kondisi tanggul kian menipis, bahkan terlihat ada sisa-sisa rembesan air mengarah ke areal persawahan warga di titik tanggul yang longsor.

Baca juga: Sidang Ditunda, Pembacaan Dakwaan Batal

Sukiyat, Kepala Dusun Gondanglegi, Desa Gondangmanis menerangkan, sebelum mengalami longsor parah, sejak beberapa minggu lalu sudah terjadi abrasi dalam skala kecil. ”Sebelumnya memang sudah longsor, hanya skalanya masih kecil sekitar 25 meter panjangnya,” bebernya.

Tepatnya Kamis (5/3) diketahui debit air Sungai Konto naik. Derasnya arus sungai menjadikan kerusakan tanggul yang semula kecil tersebut terus meluas. ”Mulai Jumat dini hari tanggulnya terus tergerus, bahkan sudah mencapai sekitar 50 meter,” bebernya.

Warga yang waswas terus memantau kondisi tanggul. hingga sampai dengan Jumat (5/3) tanggul masih terus mengalami abrasi. Selain derasnya arus sungai, kontur tanah tanggul Sungai Konto yang berpasir menjadikan kerusakan tanggul terus masif. ”Bahkan sampai pagi longsorannya sudah lebih dari 100 meter,” imbuhnya.

Jika sebelumnya permukaan tanggul sungai mencapai sekitar 3 meter, saat ini permukaan tanggul yang berhimpitan dengan areal pertanian warga semakin tipis. ”Dulunya tanggulnya lebar sekitar 3 meter, bahkan setiap harinya dilewati warga sebagai jalur alternatif. Sekarang sudah tidak bisa,” bebernya.

Warga pun waswas ancaman tanggul jebol. Terlebih sudah muncul rembesan air di titik tanggul longsor tersebut. ”Kalau debit air sungainya tinggi rembesannya terlihat sekali, kalau pas airnya surut begini memang tidak terlalu terlihat,” ungkapnya.

Sampai dengan Jumat siang, belum trelihat tanda-tanda penanganan tanggul. Sementara kerusakan tanggul masih terus berlangsung. Hanya dalam hitung jam, tebing tanggul  terus mengalami abrasi. “Untuk penanganan ya dari Brantas Abipraya ini nanti, sementara kan harus membuat jalan dulu ke tanggul, untuk alat berat, ya semoga saja cepat ditangani,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP