alexametrics
Sabtu, 06 Mar 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Banyak Kendaraan Parkir Ngawur

Sebatas Ditertibkan, Belum Bisa Menindak

23 Februari 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SEMBARANGAN: Kendaraan roda empat diparkir sembarangan di jalur becak dan sepeda kemarin.

SEMBARANGAN: Kendaraan roda empat diparkir sembarangan di jalur becak dan sepeda kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Kesadaran warga memarkir kendaraan sesuai tempatnya masih minim. Seperti terpantau di jalur protokol khususnya jalur sepeda dan becak, yang masih banyak dipakai parkiran kendaraan roda empat.

Pantauan di lokasi, tampak beberapa kendaraan diparkir di jalur becak yang berada di Jl KH Wahid Hasyim (sebelah RSUD Jombang). Kondisi ini terpantau hampir setiap pagi. Salah satunya, mobil bernopol N 1484 GA yang terparkir di depan kantor radio Suara Jombang, pagi kemarin (22/2).

”Jalur ini harusnya steril dari roda empat, karena khusus sepeda dan becak,’’ celetuk salah satu petugas Dishub Jombang kemarin. Tak berselang lama, petugas kemudian mencari pemilik kendaraan tersebut, dan diminta untuk memarkir kendaraannya sesuai zonasi yang ditentukan.

Dikonfirmasi terpisah, Kadishub Hartono membenarkan jika di jalur protokol yakni Jl KH Wahid Hasyim, Jl A Yani dan Jl KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) masih banyak ditempati parkir kendaraan roda empat. ”Memang benar, setiap hari masih banyak kendaraan roda empat yang parkir di kawasan itu, makanya kita rutin patroli setiap hari,’’ ujar dia kepada Jawa pos Radar Jombang.

Sejauh ini, pihaknya masih sebatas menertibkan. Artinya, jika ada pelanggar, maka diimbau untuk segera berpindah lokasi. Pihaknya mengaku, tak segan akan menggembosi roda kendaraan yang tetap bandel. ”Beberapa kendaraan yang bandel, atau ditinggal pemiliknya akan kita gembosi,’’ papar dia.

Pihaknya juga mengaku belum bisa menindak baik menilang atau menderek kendaraan yang diparkir sembarangan tersebut. ”Kalau tilang kewenangan kepolisian dalam hal ini Satlantas, biasanya kita lakukan penilangan kalau saat operasi gabungan. Untuk menderek mobil pun kita belum bisa, karena belum punya mobil derek,’’ pungkas Hartono.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP