alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Banjir Surut, Pengungsian Ditinggalkan

23 Februari 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SUDAH SURUT: Sejumlah warga meninggalkan tenda pengungsian di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, kemarin.

SUDAH SURUT: Sejumlah warga meninggalkan tenda pengungsian di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, kemarin.

Share this      

JOMBANG – Banjir yang menggenang wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo dua minggu lebih terpantau seluruhnya surut kemarin (22/2). Ratusan warga yang sebelumnya mengungsi di tangul Sungai Brantas Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo juga sudah kembali pulang ke rumah masing-masing.

Pantauan di lokasi, tampak tenda-tenda dari terpal yang didirikan warga sudah kosong tak berpenghuni. Tenda masih dibiarkan berdiri, namun tak ada satupun yang tinggal di pengungsian, termasuk barang-barang milik warga terlihat sudah dikemasi. Namun, beberapa hewan ternak milik warga terlihat masih berada di sekitar tanggul.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Camat Bandarkedungmulyo Mahmudi menjelaskan, warga sudah mulai meninggalkan pengungsian sejak Minggu (21/2) malam karena banjir yang menggenang wilayah mereka sudah surut. ”Sebelumnya masih ada genangan di sejumlah titik, tapi sejak Minggu alhamdulillah sudah surut semua,’’ ujar dia ditemui Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Dia menambahkan, sebelumnya beberapa warga masih ada yang tinggal di pengungsian. Mereka rata rata adalah pemilik hewan ternak yang menjaga hewan hewannya. ”Beberapa rumah ada yang kandangnya masih tergenang Minggu kemarin, sehingga ada yang tetap ditanggul. Namun, tampaknya sekarang sudah surut jadi mereka kembali,’’ papar dia.

Berdasarkan laporan yang diterima, saat ini memang masih banyak tenda pengungsian milik warga yang berada di tanggul. Alasan warga tidak membongkar lantaran untuk jaga-jaga semisal terjadi banjir susulan. ”Mungkin untuk antisipasi kalau misal air meluap lagi, tapi insya Allah sudah tidak (meluap) karena tanggul di Rolak 70 Desa Bugasurkedalemen yang kritis sudah berhasil ditutup,’’ papar dia.  

Mahmudi menambahkan, genangan yang sebelumnya menggenangi wilayah Dusun Simo, Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo juga sudah surut. ”Kini seluruh wilayah Bandarkedungmulyo insya Allah sudah surut, kita masih fokus di penanganan tanggul yang kritis,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP