alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Jembatan Darurat di Banjaragung Hanya Bisa Dilewati Roda Dua

22 Februari 2021, 17: 38: 53 WIB | editor : Rojiful Mamduh

AWAS LICIN: Sejumlah warga melintas di Jembatan darurat di Desa Banjaragung kemarin (21/2).

AWAS LICIN: Sejumlah warga melintas di Jembatan darurat di Desa Banjaragung kemarin (21/2).

Share this      

JOMBANG – Warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng sedikit bisa semeringah. Itu setelah salah satu jembatan penghubung yang sebelumnya rusak diterjang banjir bandang kembali tersambung. Sayangnya, jembatan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat harus tetap memutar.

Pantauan di lokasi, tampak oprit jembatan yang putus akibat diterjang banjir sudah dapat dilewati pengguna jalan. Namun sayang, kondisi jembatan ini licin dan becek setelah diguyur hujan. ”Kalau dilewati mobil tidak bisa, karena khawatirnya ambles tanggul jembatannya,’’ ujar Sriwi, 40, warga di lokasi.

Dia menyebut, perbaikan jembatan tersebut sudah rampung sejak beberapa hari lalu. Sejumlah petugas mengerahkan excavator bekerja siang malam memperbaiki jembatan. ”Atasnya dikasih gedek dari bambu untuk lintasan, tapi tetap licin karena musim hujan begini,’’ tambahnya.

Untuk melewati jembatan tersebut, warga harus berhati hati. Selain licin dan becek, volume jembatan darurat tersebut cukup sempit.”Sudah diberi pembatas tapi dari kayu,’’ pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah, Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jombang membenarkan, jika jembatan di Desa Banjaragung Kecamatan Bareng memang ditangani secara darurat. Sehingga hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. ”Kondisi saat ini Jembatan Banjaragung 1 sudah bisa dilewati karena sudah dilakukan penanganan darurat oleh BPPJN VIII Jatim-Bali,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Heru menambahkan, saat meninjau jembatan putus di Kecamatan Bareng beberapa waktu lalu, kepala BPPJN menyampaikan akan melakukan penanganan Jembatan Banjaragung 1 bahkan masuk dalam prioritas pertama untuk penanganannya. ”Nanti selanjutnya, akan dibangunkan jembatan permanen oleh BPPJN. Kami akan terus koordinasi dengan BBPJN,’’ papar dia.

Senada juga disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang, Syaiful Anwar. Dia menjelaskan, ada tiga jembatan yang akan diperbaiki BPPJN. Pertama jembatan Banjarsari yang kemarin diterjang bandang. Informasi yang diterima, jembatan ini akan dilakukan rekonstruksi oleh BPPJN pada bagian pilar tengah. ”Sebab, adanya pilar tengah sangat membahayakan jembatan ketika suatu saat ada tumpukan bambu yang tersangkut dan itu rawat ambrol. Sehingga akan dilakukan rekonstruksi dengan menghilangkan bagian tengah,’’ ujar dia.

Jembatan kedua dan ketiga, adalah jembatan Banjaragung 1 dan 2 yang lokasinya di Desa Banjaragung. Syaiful menambahkan, kedua jembatan ini juga akan dilakukan rekonstruksi pada pilar tengah. ”Untuk kepastian perbaikannya kita belum tahu, namun mudah mudahan tahun ini dapat dilaksanakan,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP