alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Imbau Warga Tak Lakukan Penggalian

Terkait Tiga Temuan Struktur Kuno

22 Februari 2021, 17: 33: 08 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DIBIARKAN: Kondisi struktur bangunan kuno di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno diberi pembatas rafia kemarin.

DIBIARKAN: Kondisi struktur bangunan kuno di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno diberi pembatas rafia kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Temuan tiga struktur bangunan kuno di Kecamatan Jogoroto dan Mojowarno mendapat tanggapan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Wicaksono Dwi Nugroho Arkeolog BPCB Jawa Timur mengimbau agar temuan tersebut telebih dahulu diamankan dan meminta warga tak melakukan penggalian sendiri sembari menunggu hasil kajian lebih lanjut.

”Jadi kemarin kami sudah mendapat informasi itu, untuk sementara kan ditangani petugas dari Pemkab Jombang, kami berharap masyarakat ikut menjaga,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (21/2).

Dia berharap, warga yang berada di sekitar titik temuan tidak melakukan penggalian. Sebab, dikhawatirkan merusak struktur temuan benda diduga cagar budaya itu sebelum mendapat penanganan lebih lanjut. ”Penggalian dilakukan sendiri tidak boleh, tentu kami berharap masyarakat ikut menjaga dan koordinasi dengan pihak berwenang,’’ tambahnya.

Dijelaskan, sesuai dengan prosedur, standar setiap temuan harus ditinjau pemerintah kabupaten/kota terlebih dahulu. Setelah itu, hasil peninjauan dilaporkan ke instansi di atasnya baik Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat agar mendapat perhatian lebih lanjut. ”Sehingga nanti kita bisa menenukan langkah butuh bantuan atau bisa ditindaklanjuti sendiri. Kalaupun nanti membutuhkan kita, maka kita siap turun,’’ papar dia.

Sejauh ini, lanjutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang dikatakan masih melakukan kajian. Sehingga dirinya tidak perlu turun ke lokasi. ”Selain itu, kita juga belum menerima surat secara resmi dari Pemkab Jombang terkait temuan tersebut,’’ jelas Wicaksono.

Menurut dia, Pemkab Jombang memiliki kewenangan untuk menjaga serta melestarikan temuan kuno diduga cagar budaya. ”Kami juga terus koordinasi melalui WA (WhatsApp) dengan Pemkab Jombang untuk penanganan temuan tersebut,’’ pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang belum berani melangkah, terkait temuan sejumlah benda kuno. Meski telah melakukan survey, namun hanya sebatas pendataan.

Kabid Kebudayaan Dinas P dan K Jombang Didik Pambudi Utomo, membenarkan hal ini. Pihaknya telah melakukan survey untuk mengetahui langsung benda kuno yang ditemukan warga di ladang tebu tersebut. "Yang jelas akan kami laporkan ke kadis, setelah itu, tindak lanjutnya seperti apa kita menunggu arahan," ujarnya.

Tiga temuan di antaranya, struktur batu bata kuno di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, kedua sumur kuno di Dusun Sidowaras, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto dan ketiga bangunan mirip sumur di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya