alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Tambah Latihan Privat untuk Persiapan JKC Cup

22 Februari 2021, 17: 30: 10 WIB | editor : Rojiful Mamduh

GEBER FISIK: Atlet kareteka di sela-sela latihan beberapa waktu lalu.

GEBER FISIK: Atlet kareteka di sela-sela latihan beberapa waktu lalu.

Share this      

JOMBANG – Geliat persiapan Jombang Karate Club (JKC) Cup 14 Maret 2021 mulai memanas. Karateka tak cukup dengan latihan wajib di klub, sebagian juga ikut latihan privat kata seminggu tiga kali.

”Latihannya full sekarang seminggu, ya latihan di klub, juga latihan privat di aditya karate school (AKS),” ungkap Aditya Harja Nenggar, pelatih JKC juga AKS Jombang.

Penambahan jam latihan ini sudah berjalan sejak awal Februari. Latihan wajib di klub JKC dilakukan pada Selasa, Kamis, Jumat dan Sabru mulai pukul 16.00 hingga pukul 18.30.

Sedangkan latihan kelas privat kata dilakukan pada Senin, Rabu dan Minggu pukul 16.00 hingga 19.00. ”Latihan privat ini untuk memperdalam kemampuan seni gerak dalam olahraga beladiri karate,” terangnya.

Latihan intensif yang sudah berjalan hampir sebulan, kini kemampuan karateka meningkat. Saat ini fokus pada kemampuan karateka, seperti penekanan strenght atau kekuatan, speed, juga balance.

Sementara pengambilan video karateka JKC Cup dilakukan pada 27-28 Februari. Pengambilan video dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. ”Agar sedikit leluasa dibagi menjadi dua hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kwat Prayitno, ketua harian Forki Jombang mengingatkan karateka untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat. Termasuk latihan, jarak minimal antarkarateka minimal satu meter. ”Harus dengan protokol kesehatan ketat meskipun kejuaraan ini diselenggarakan secara virtual,” ungkap Kwat Prayitno, ketua harian Forki Jombang.

Kwat juga mengingatkan, selama latihan persiapan dan pelaksanaan nanti, semua wajib menggunakan pelindung wajah. Seperti masker atau face shield. Ia meminta agar menjaga protokol kesehatan tidak disepelekan karateka juga pelatih.

Ia juga mengingatkan, latihan masih bisa dilaksanakan secara maksimal di setiap dojo maupun ranting. Hanya saja harus mempertahankan aturan dan protokol kesehatan yang ada. ”Indonesia sehat, Indonesia kuat dan Indonesia berprestasi, tetap patuhi protokol kesehatan, tapi jangan tinggalkan latihan, itu harus diperhatikan,” pungkas Kwat.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP