alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

PPDB Tahun Ini Surat Keterangan Domisili Ditiadakan

21 Februari 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Jombang

Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Jombang

Share this      

JOMBANG – Surat keterangan domisili (SKD) yang digunakan untuk mendaftar sekolah, pada penerimaan peserta didik baru (PPDB), tahun ini ditiadakan. Kebijakan baru ini untuk mengurangi kecurangan pendaftaran yang menggunakan SKD palsu.

”Aturan yang baru memang tahun ini PPDB tidak lagi menggunakan SKD,” ujar Agus Purnomo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Jombang, kemarin. Hanya saja, kebijakan baru ini ada pengecualian bagi calon peserta didik baru yang tinggal di daerah bencana. 

”Jadi kalau tidak dari wilayah bencana, maka tidak  menggunakan SKD,” ungkapnya. Teknis proses pendaftaran PPDB yang tidak lagi menggunakan SKD ini masih dibahas lebih dalam. Penggunaan SKD hanya khusus bagi calon peserta didik baru yang terdampak bencana.

Sebagaimana Peraturan Mendikbud No 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA dan SMK, pada SKD hanya khusus untuk calon peserta didik yang terdampak bencana alam dan bencana sosial.  Karena itulah ada beberapa pasal masih belum difinalisasi karena dimungkinkan ada wilayah terdampak bencana.

Calon peserta didik beserta keluarganya harus pindah sebelum satu tahun dari pendaftaran PPDB. “Ini yang sedang dalam pembahasan,” lanjutnya.

Ditanya tentang kuota zonasi, ia menyebut tidak berbeda jauh. Berdasar kuota yang ditentukan dalam Permendikbud itu jalur zonasi tetap 50 persen, jalur afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan tugas orangtua 5 persen. Sisanya 30 persen untuk mengakomosi calon peserta didik baru yang memilih jalur prestasi.

“Jadi tetap yang menjadi prioritas melalui jalur zonasi sampai 50 persen,” kata dia seraya menyebut kuota tersebut dari pagu masing-masing sekolah.

Sesuai ketentuan, bagi siswa yang memilih jalur zonasi dokumen yang diunggah adalah KK, jalur prestasi bisa mengunggah piagam atau dokumen prestasi yang pernah diraih, dan jalur afirmasi bisa mengunggah kartu penanganan keluarga tidak mampu seperti kartu Program Indonesia Pintar (PIP) dan kartu Jombang Sehat (KJS).

Sedangkan jalur perpindahan tugas orang tua, lanjutnya, maka bisa mengunggah surat keterangan pindah tugas orang tua yang ditandatangani kepala instansi masing-masing. ”Ini draf perbup PPDBmasih digodok. Kalau sudah kita akan sampaikan ke pimpinan,” pungkas Agus.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya