alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Banjir di Ploso, 50 Hektare Sawah Masih Tergenang

20 Februari 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SEPERTI LAUTAN: Puluhan hektare sawah di Kecamatan Ploso ini masih tergenang air hingga kemarin.

SEPERTI LAUTAN: Puluhan hektare sawah di Kecamatan Ploso ini masih tergenang air hingga kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Banjir yang terjadi di Kecamatan Ploso membuat sedikitnya 50 hektare sawah hingga kemarin (19/2), masih tergenang. Berbeda dengan banjir yang di permukiman warga sejak Rabu (17/2) sudah mulai surut.

Pantauan di lokasi, tampak hektaran sawah di Desa Jatigedong masih tergenang air. Ada dua dusun yang kondisinya cukup parah, yakni Dusun Lengkong dan Dusun Gedang. Seperti biasanya, banjir yang melanda wilayah utara Brantas ini disebabkan meluapnya Sungai Marmoyo. “Benar, di Desa Jatigedong ada empat dusun. Dan hampir semua sawahnya tergenang,’’ ujar Ahmad Karyoto Kasun lengkong, di lokasi kemarin.

Dari empat dusun itu, lanjutnya, terdapat dua dusun yang kondisinya paling parah. Yaitu Dusun Gedang dan Dusun Lengkong. Di wilayah ini kurang lebih ada 50 hektare sawah masih tergenang. ”Kalau di dusun saya sekitar 50-60 hektare yang tergenang, tapi sebagian sudah surut, kira-kira tinggal 50 hektare yang masih tergenang,’’ sambungnya.

Sementara, di wilayah lain seperti Jatirowo, Gedang maupun Dusun Gotan jumlah sawah yang tergenang bervariatif. Berkisar antara 10 - 20 hektare. Karyoto menyebut gara-gara banjir banyak sawah yang rusak terendam. Sebagian besar petani gagal panen. ”Ya begini, kalau lebih dari lima hari banyak yang mati. Ditanam lagi, kebanjiran lagi,’’ jelas dia.

Tanaman yang rusak itu bukan hanya padi. Sejumlah tanaman lain seperti tebu, cabai hingga sayuran yang ditanam warga juga banyak yang mati akibat terendam banjir. ”Tanaman tebu juga banyak yang mati. Awalnya banyak diserang tikus, kemudian kena banjir dan terendam mati,’’ keluhnya.

Ditanya kondisi banjir di permukiman warga, dia menyebut sudah surut. Baik di Dusun Lengkong yang sebelumnya tergenang selama dua hari, maupun Dusun Gedang yang sebelumnya ketinggian air bertahan hingga 30 sentimeter. ”Sudah surut, mungkin ada genangan-genangan sedikit,’’ papar Karyoto.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Ploso Suwignyo membenarkan hektaran sawah di wilayahnya yang tergenang air. ”Kalau sawah memang hampir keseluruhan tergenang air, diantaranya di Desa Pagertanjung, Jatigedong, Rejoagung dan beberapa desa lainnya,’’ ujar dia.

Disinggung total sawah yang tergenang, ia memperkirakan mencapai 50 hektare lebih. ”Kalau laporan keseluruhan saya belum tahu, karena sebagian sudah surut. Tapi dari hasil pendataan yang disampaikan, kira-kira di Desa Jatigedong ada 50 hektare,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya