alexametrics
Rabu, 03 Mar 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Ngebut Latihan Terbang Demi Kejar Target Lisensi

20 Februari 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TERBANG: Atlet paralayang Jombang saat berlatih di Malang.

TERBANG: Atlet paralayang Jombang saat berlatih di Malang.

Share this      

JOMBANG – Untuk bisa mendapatkan lisensi tahun ini, pilot-pilot baru kini ngebut latihan terbang. Seperti yang dilakukan sejak Kamis kemarin, latihan terbang dilakukan di Malang. Pilot baru ada yang sudah terbang mencapai 50 sorty.

”Ini Agung sudah 50 kali terbang, semakin optimistis di porprov 2022 nanti, mudah-mudahan sesuai target,” ungkap Salikul Imam, ketua Paralayang Jombang.

Latihan terbang yang biasanya dilakukan pada Sabtu dan Minggu diajukan menjadi Kamis. ”Sekaligus saya ada kegiatan ngisi materi diklat paralayang di Malang, sekalian saya ajak anak-anak untuk latihan terbang,” jelasnya.

Imam mengatakan, belum semua pilot baru bisa dikatakan cakap dalam menerbangkan parasutnya. Sementara salah satu syarat untuk mendapatkan lisensi PL1, yaitu terbang 30 kali dengan cakap. ”Yang penting, pilot bisa menerbangkan dan landing dengan selamat,” imbuhnya.

Untuk kecakapan terbang, dan ketepatan mendarat sesuai dengan titik yang ditentukan akan dipelajari pelan-pelan. ”Belajar sambil jalan, kita masih punya banyak waktu untuk bisa terbang dengan cakap sampai tampil di porprov,” katanya.

Selain latihan terbang, atlet baru juga digenjot dengan latihan fisik. Latihan fisik menurutnya sangat menunjang keberhasilan terbang. Pasalnya untuk mengendalikan parasut yang cukup berat juga memerlukan kekuatan semua bagian otot dalam tubuh. ”Latihan fisik kita gelar biasanya hari Rabu,” imbuhnya.

Selain latihan fisik, latihan ground hendling juga dilakukan setiap Selasa dan Kamis. Namun untuk latihan ground hendling juga harus menyesuaikan dengan cuaca saat itu. ”Ground hendling juga penting untuk teknik terbang dengan parasut,” imbuhnya.

Sedangkan latihan inti atau puncak, yaitu latihan terbang yang dilaklukan setiap Sabtu dan Minggu. ”Selalu di luar kota kalau latihan terbang, karena Jombang belum ada lapangan terbang yang pas untuk dipakai. Untuk waktu menyesuaikan, seperti hari ini ketika ada event bisa berubah waktunya,” pungkasnya.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP