alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Giliran SDN Pucangro 2 Dibobol Maling

19 Februari 2021, 07: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DIBOBOL: Kondisi sejumlah ruangan di SDN Pucangro 2 Kecamatan Gudo acak-acakan setelah dibobol maling.

DIBOBOL: Kondisi sejumlah ruangan di SDN Pucangro 2 Kecamatan Gudo acak-acakan setelah dibobol maling.

Share this      

JOMBANG – Aksi pembobolan sekolah kembali terjadi. Kali ini yang menjadi sasaran SDN Pucangro 2 Kecamatan Gudo. Akibatnya sejumlah barang berharga milik sekolah raib digondol maling.

 “Baru sore tadi kita laporkan ke polisi, katanya besok mau ke sekolahan untuk pengecekan,” terang Sudarmiati, Kepala SDN Pucangro 2 (18/2) kemarin.

Dia menerangkan, kejadian pencurian baru diketahui Kamis (18/2) pagi. ”Yang tahu pertama guru kelas,” bebernya. Saat datang ke sekolah, penjaga sudah melihat kondisi sejumlah ruangan acak-acakan.  Di antaranya Ruang kelas 5 dan 6, ruang guru termasuk ruang kepala sekolah.

“Jadi waktu pagi itu meja, etalase, kursi, taplak itu sudah kelihatan amburadul begitu, diacak-acak, tapi penjaga ini tidak curiga, dikira mungkin kemarin saat meninggalkan sekolah guru belum membereskan meja,” lanjutnya.

Setelahnya, datang salah satu guru kelas. Selanjutnya mencari printer. Beberapa menit mencari, sang guru baru menyadari jika printer milik sekolah telah hilang. “Kemudian akhirnya kita mengecek beberapa ruangan lain, seperti ruangan kelas juga kepala sekolah, ditemukanlah ada juga soud system sekolah di ruangan saya yang dibobol dan diambil mesinnya saja,” imbuhnya.

Dari penelusuran yang dilakukannya bersama sejumlah guru, maling diperkirakan masuk melalui jendela ruang kelas 6 dan kemudian baru masuk ke ruangan lainnya yang hanya dipisah dengan pintu yang tak terkunci. “Bisa dilihat dari congkelan pada jendelanya, kalau keluarnya lewat kelas lain, terlihat ada kursi yang ditumpuk di meja untuk dia naik dan keluar lewat jendela,” lontar Darmi.

Ia juga menyebut, hingga Kamis sore, inventarisir yang dilakukan hanya menemukan dua item itu saja yang hilang. Sejumlah barang elektronik, disebut Darmi memang tidak disimpan di sekolah. “Ya untungnya seperti laptop, LCD proyektor itu dibawa teman-teman guru, jadi tidak diambil sama malingnya,” rincinya.

Akibat pencurian itu, ia menyebut sekolahan yang ia pimpin menderita kerugian hingga jutaan rupiah. “Kalau hitungan sementara mungkin Rp 2,5 juta ya, tapi buat sekolah kami itu nominal besar, karena kan SD kami termasuk kecil dengan murid yang tidak banyak, jadi sangat berarti benda seharga itu,” lontarnya.

Pihaknya juga menyebut telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian hingga pihak Dinas P dan K Kabupaten Jombang. Di hubungi terpisah, Kapolsek Gudo AKP M Agus mengaku belum mendapat detil laporan dari SDN Pucangro 2. “Sampai sore ini saya belum mendapat kabar, mungkin mereka masih menghitung kerugian ya, cuma akan kita tindaklanjuti ini nanti informasinya,” singkatnya.

SDN Pucangro 2, adalah sekolah ke tiga yang jadi korban pembobolan maling dalam dua bulan terakhir. Dari catatan Jawa Pos Radar Jombang, pembobolan sekolah sebelumnya telah menimpa dua sekolah lain, yakni SDN Plosogeneng dan SDN Mancar 1 pada Januari  lalu. Bahkan di SDN Mancar 1, sekolah ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya