alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bahas Rencana Kerja 2021, Dewan Hearing Dinas P&K dan Dinsos Jombang

19 Februari 2021, 01: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Komisi D DPRD Jombang rapat dengar pendapat alias Hearing secara maraton dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) serta Dinas Sosial Jombang.

Komisi D DPRD Jombang rapat dengar pendapat alias Hearing secara maraton dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) serta Dinas Sosial Jombang.

Share this      

JOMBANG – Ingin mengetahui rencana organisasi perangkat daerah (OPD) di leading sektornya, Komisi D DPRD Jombang mengajak rapat dengar pendapat alias Hearing secara maraton dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) serta Dinas Sosial Jombang, kemarin siang (18/2).

Rapat dengar pendapat ini khusus untuk membahas program kerja tahun 2021. Baik Dinas P dan K maupun Dinas Sosial. ”Kami ingin mengetahui program kerja tahun 2021. Mana yang urgen dan harus benar-benar di kawal,” ujar Erna Kuswati Ketua Komisi D DPRD Jombang, kemarin.

Dikatakan, salah satu program kerja Dinas P&K Jombang yang disampaikan adalah pemberian kain seragam gratis. Program unggulan dari Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah ini bisa berjalan dengan baik. ”Tahun kemarin pembagian kain seragam sudah baik. Harapan kami bisa lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.

Tidak hanya kualitas kain seragam, distribusi juga tepat waktu ke masing-masing sekolah. Baik jenjang SD/MI maupun SMP/MTs. Sebagaimana kualitas kain seragam tahun kemarin sudah sangat baik. ”Untuk anggaran kain seragam gratis ini sekitar Rp 19 miliar,” tambah Erna.

Untuk hearing dengan Dinsos, pihaknya menanyakan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) karena selama ini banyak keluhan terkait penerima bantuan yang orangnya tetap sama.  “Hanya itu-itu saja, sehingga banyak mengeluhkan itu lantaran tidak merata,” bebernya.

Pihak Dinsos sendiri sudah melakukan perbaikan data akhir tahun lalu. Tujuannya, perbaikan data bisa menjadikan para penerima bantuan yang lebih merata. “Melalui pendataan baru ini para penerima bantuan bisa lebih merata,” pungkas dia.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya