alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Hj Mundjidah Wahab Minta Antisipasi Bencana

19 Februari 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Bupati Hj Mundjidah Wahab saat membuka uji publik perubahan kajian lingkungan hidup strategis  rencana pembangunan jangka menengah daerah di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, kemarin.

Bupati Hj Mundjidah Wahab saat membuka uji publik perubahan kajian lingkungan hidup strategis rencana pembangunan jangka menengah daerah di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, kemarin.

Share this      

JOMBANG – Bupati Hj Mundjidah Wahab meminta semua  rencana pembangunan menyertakan antisipasi ancaman bencana. Agar ketika terjadi bencana bisa dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.

’’Dalam penyusunan rencana program saya berharap ada penekanan pada antisipasi dan penanganan bencana seperti banjir. Serta pemulihan dampak pandemi Covid-19,’’ katanya saat membuka uji publik perubahan kajian lingkungan hidup strategis rencana pembangunan jangka menengah daerah (KLHS RPJMD) di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, kemarin.

Penekanan yang dimaksud bupati terutama dari aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Bupati juga menekankan pentingnya penanganan kemiskinan. Pembangunan kota yang layak dan inklusif.  Serta melestarikan warisan budaya.

Bupati juga menekankan pentingnya penjaminan produktivitas dan konsumsi sumber daya alam. Khususnya terkait dengan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah Sumobito dan Kesamben. Serta pentingnya aktivitas produksi yang ramah lingkungan. ’’Aspek kesehatan juga harus benar-benar diperhatikan. Khususnya untuk ibu, bayi dan balita,’’ pesannya.

Bupati Mundjidah berharap, seluruh tahapan uji publik hingga proses validasi oleh Pemprov Jawa Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semua perangkat daerah terutama pengampu indikator tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) harus memerhatikan dan mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Serta menjadi dasar dalam penyusunan perubahan RPJMD maupun pada perubahan renstra perangkat daerah.

Bupati minta semua yang hadir aktif memberikan masukan. Dia yakin dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, bisa mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing. Guna mempercepat langkah untuk memacu kinerja pembangunan Kabupaten Jombang. ’’Saya mengajak saudara semua bekerja sekuat tenaga, berpikir cerdas, inovatif dan kreatif. Serta melakukan lompatan-lompatan yang lebih besar lagi, karena tantangan dan hambatan pembangunan ke depan yang kita hadapi semakin berat,’’ urainya.

Orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini menegaskan pentingnya kerjasama yang baik, inspirasi, inovasi serta keinginan dan kemauan untuk berubah terus menjadi lebih baik. Agar kita bisa menjadikan tantangan dan  hambatan menjadi peluang keberhasilan di masa mendatang. ’’Saya yakin rekomendasi maupun target pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan, dapat tercapai dan diintegrasikan dengan baik di dalam dokumen perubahan RPJMD Kabupaten Jombang tahun 2018-2023,’’ tandas bupati.

Dia menyampaikan, dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan, terdapat satu tujuan beserta indikatornya yang tidak dievaluasi karena bukan merupakan kewenangan daerah. Yaitu tujuan ketujuh terkait kebijakan akses energi. Sedangkan jumlah total indikator tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah dievaluasi sebanyak 221 indikator dengan capaian sebagai berikut.

Jumlah Indikator TPB (tujuan pembangunan berkelanjutan) yang sudah dilaksanakan dan mencapai target internal Kabupaten Jombang sebanyak 25 indikator. Jumlah Indikator TPB yang sudah dilaksanakan dan tidak ada target Kabupaten Jombang sebanyak 63 indikator.

Jumlah Indikator TPB yang sudah dilaksanakan dan tidak mencapai target internal Kabupaten Jombang sebanyak tujuh indikator. Jumlah Indikator TPB yang belum terdapat data sebanyak 113 belas indikator.

Dari hasil capaian indikator tersebut bupati berharap semua perangkat daerah memerhatikan dan menyelaraskan capaian indikator TPB dengan target dan sasaran. Serta dengan program pembangunan daerah dalam dokumen perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Jombang 2018-2023.

’’Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut serta mengawal dan berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik,’’ tegas Bupati Mundjidah. Serta dapat mensejahterakan masyarakat walaupun di tengah Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum selesai.

’’Semoga keberhasilan dan kemajuan yang sudah kita raih selama ini tidak menjadikan kita berpuas diri,’’ tegasnya lagi. Namun hal itu menjadi motivasi bagi semua pihak untuk melaksanakan proses perencanaan pembangunan yang sinergis dan partisipatif. Guna mewujudkan perencanaan yang lebih baik di masa mendatang. (Pemkab Jombang)

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya