alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh

Memaknai Tahun Baru Imlek Bersama Tjandra Iewanto (Ie Tjeng)

Puluhan Tahun Jadi Pengurus Klenteng Jombang

14 Februari 2021, 08: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

DERMAWAN: Tjandra Iewanto (Ie Tjeng) warga kelurahan Kaliwungu, Jombang selalu peduli terhadap sesama.

DERMAWAN: Tjandra Iewanto (Ie Tjeng) warga kelurahan Kaliwungu, Jombang selalu peduli terhadap sesama. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

WARGA Jombang tentu tak asing dengan nama Tjandra Iewanto atau yang lebih akrab disapa Ie Tjeng. Ya, warga Kelurahan Kaliwungu ini dikenal karena sifatnya yang dermawan dan peduli dengan kegiatan sosial. Sebagai pengusaha sukses, ia tak pernah berhenti berbuat baik untuk masyarakat.

Tjandra Iewanto (Ie Tjeng) lahir di Mojokerto, 27 Februari 1951 dari pasangan Tjio Poo Tjiang dan Tjoe Gun Nio. Sejak kecil, Ie Tjeng dibesarkan di Mojokerto. ”Saya sejak SD - SMP di Mojokerto. Tapi tidak sampai lulus SMP,’’ ucapnya.

Setelah memutuskan tidak sekolah, Ie Tjeng kemudian belajar meneruskan bisnis orang tua yang bergerak di bidang bahan makan pokok. ”Saya mulai bisnis 1967,’’ kenangnya. Meski tidak tamat SMP, ia tak pernah malu bergaul dengan teman- temannya.

Baca juga: Hanya Sebatas Seremonial

Orang tuanya mengajarkan dia untuk selalu rendah hati, disiplin dan kerja keras dalam menjalahi hidup. Ia bahkan, sejak muda sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial berbasis kemanusiaan dan kemasyarakatan. ”Saya mulai berorganisasi 1990 menjadi pengurus Klenteng Hok Liong Kiong Jombang,’’ imbuh dia.

Sebagai warga keturunan Tionghoa, Ie Tjeng tak hanya aktif berorganisasi di bidang sosial masyarakat Tionghoa. Ia juga aktif di organisasi kemasyarakatan lintas agama, olahraga, hingga kelurahan tempat ia tinggal. ”Dari sekian banyak organisasi, saya tidak pernah bergabung dengan organisasi politik,’’ tambahnya.

Disamping itu, Ie Tjeng juga aktif berkurban saat Hari Raya Idul Adha sejak 1994 hingga sekarang. Aksi sosial donor darah juga dilakukannya sejak 1994. Termasuk zakat atau sodaqoh kepada warga kurang mampu dan anak yatim yang dilakukan sejak 1992. ”Saya ingin bisa bermanfaat dan membantu sesama,’’ jelas dia.

Ie Tjeng menceritakan, selama ini aktif membina anak-anak muda di cabang olahraga basket. Ia dipercaya menjadi Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jombang sejak 2005 sampai sekarang. Setahun kemudian, 2006, ia juga dipercaya menjadi Bendahara Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ). Kemudian 2018 dipercaya menjadi pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan 2019 menjadi pengurus PMI Jombang.

Disamping itu, Ie Tjeng juga aktif di kelurahan. Di antaranya, Ketua RT Kelurahan Kaliwungu, Ketua Forum Komunikasi antar RT/RW Kelurahan Kaliwungu (2006-2008), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Kaliwungu 2012-sekarang, Wakil Ketua Persemayaman Margolanggeng 2005-2008 dan menjadi ketua  2008-sekarang. Serta pendiri Alumni Sekolah Tionghoa Mojokerto. Dirinya juga menjadi perintis berdirinya organisasi Indonesia Tionghoa (INTI) Jombang 2005.

”Semua organisasi rata-rata berkaitan dengan kemanusiaan, saya sejak 2005 menjadi Wakil Ketua INTI Jombang,’’ papar dia. Semua itu ia lakukan atas inisiatif pribadi. Berbagai macam kegiatan sosial yang dijalaninya semata-mata hanya untuk membantu sesama. Termasuk, saat banjir menerjang Kecamatan Bareng dan Bandarkedungmulyo, ia juga ikut berkontribusi membantu sesama. ”Saya punya pendirian, tidak tega kepada orang lain. Seperti musibah banjir yang terdampak Bandarkedungmulyo,’’ terangnya.

Bahkan, sejak awal Pandemi 2020 lalu, Ie Tjeng selalu aktif melakukan kegiatan sosial penyemprotan disinfektan mulai Kelurahan Kaliwungu, Pasar Pon, hingga Alun Alun Jombang. ”Itu memakai dana pribadi, semata-mata agar Covid-19 segera hilang dari Indonesia,’’ jelas dia.

Di tahun baru Imlek ini, Ie Tjeng merayakan secara sederhana di rumah. Ia optimitis, jika semua orang patuh dengan protokol kesehatan dan selalu menjaga diri saat keluar rumah, maka Covid-19 akan segera berlalu. ”Selalu mematuhi protokol kesehatan. Di tahun baru Imlek ini saya berharap Covid-19 segera berakhir,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP