alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Terpapar Covid-19, Staf Puskemas Jabon Meninggal

13 Januari 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TETAP BERJALAN: Pelayanan puskesmas Jabon masih dibuka meski ada satu staf yang meninggal kemarin terpapar Covid-19.

TETAP BERJALAN: Pelayanan puskesmas Jabon masih dibuka meski ada satu staf yang meninggal kemarin terpapar Covid-19.

Share this      

JOMBANG – Dunia kesehatan kembali berduka. Kali ini salah satu staf administrasi di Puskesmas Jabon meninggal dunia (12/1). Hasil uji swab dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Kepala Puskesmas Jabon drg. Dyah Suharti membenarkan satu stafnya birinisial EPA, 45, meninggal dunia Senin (11/1).

Dari hasil uji swab, tenaga pelayanan kesehatan asal Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang dinyatakan positif terpapar Covid-19. ”Jadi memang benar, sebelumnya melakukan isolasi mandiri kemudian hari Kamis kemarin melakukan swab dan hasilnya positif Covid-19,’’ ujar dia kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan, staf tersebut meninggal pada Senin (11/1) malam, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.

”Kemarin hari Sabtu kondisinya memberat, ada keluhan diare kemudian kami rujuk untuk perawatan tidak mau. Lalu, Senin pagi telepon mengaku kondisinya lemas dan akhirnya sama teman-teman dibawa ke RSUD untuk menjalani peralatan,’’ imbuhnya.

Setelah sempat dirawat, kondisi korban tak kunjung membaik dan menghembuskan napas terakhir di rumah sakit pelat merah itu.

Dyah menambahkan, jika stafnya memiliki komorbid diabetes. Tak hanya itu, akibat kadar kreatinin yang dialami staf tersebut tinggi, berakibat pada gagal ginjal. ”Kemudian ditambah dengan Covid-19 yang berakibat pada kondisinya,’’ papar dia.

Ditanya hasil tracing asal stafnya tertular Covid-19, Dyah tak bisa memastikan. Hanya saja, jika dilihat dari riwayat anggota keluarga yang pernah terpapar Covid-19, besar kemungkinan dari klaster keluarga.

”Yang bersangkutan kemungkinan klaster kaluarga, karena suaminya kemarin swab juga hasilnya positif Covid-19,’’ tandasnya.

Sebagai upaya pencegahan potensi penularan di lingkungan puskesmas Jabon, pihaknya sudah melakukan sterilisasi rutin. ”Setiap hari Sabtu semua pelayanan kita lakukan sterilisasi. Terutama bagian administrasi yang langsung kontak dengan masyarakat,’’ pungkas Dyah.

Sebelumnya, sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) juga berpulang setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19. Di antaranya,  Udin Prasetyo, 39, perawat di IGD RSUD Jombang, Moch Abid, perawat gigi di Puskesmas Tapen, Kecamatan Kudu, dan Sudarmaji perawat yang di Puskesmas Blimbing meninggal dengan status probable Covid-19.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP