alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tingkat Fatalitas Masih Tinggi

Januari, Korona Sudah Renggut 33 Nyawa

13 Januari 2021, 08: 35: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Budi Winarno, Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang

Budi Winarno, Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang

Share this      

JOMBANG - Tingkat fatalitas pasien terjangkit Covid-19 di Kabupaten Jombang masih tinggi. Terhitung sejak awal Januari sudah ada 33 pasien terjangkit Covid-19 meregang nyawa. Secara keseluruhan kasus meninggal sudah mencapai angka 279 kasus.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang per Selasa (12/1) pukul 14.00 kemarin, ada penambahan 38 kasus baru, 36 kasus sembuh dan dua kasus meninggal.  Secara kumulatif kasus positif di Kabupaten Jombang sudah mencapai 2.716 kasus.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno tak menampik angka kematian Covid-19 di Jombang terus bertambah. Dari laporan yang diterima satgas, per Selasa (12/1) ada penambahan dua warga meninggal positif Covid-19. Masing-masing dari Kecamatan Peterongan satu orang dan Kecamatan Mojoagung satu orang. ”Secara  keseluruhan kasus meninggal sudah mencapai 279 kasus,” bebernya.

Sementara itu, tren persebaran Covid-19 juga masih tinggi. Per Selasa (12/1) kemarin ditemukan sebanyak 38 warga dinyatakan positif terpapar Covid-19.

 ”Benar, dari laporan Dinkes Jombang kemarin ada penambahan 38 kasus. Sehingga secara kumulatif angka Covid-19 Jombang mencapai 2.716 kasus,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Penambahan 38 kasus baru tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Jombang tujuh kasus, Peterongan satu kasus, Gudo satu kasus, Mojowarno satu kasus.

Selain itu,  Kecamatan Diwek 10 kasus, Mojoagung 11 kasus, Sumobito dua kasus, Kudu dua kasus, Ploso tiga kasus. ”Karena tingkat penularan masih tinggi, kita terus ingatkan warga selalu mematuhi prokes,” tegasnya.

Selain kasus meninggal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menyebut ada 36 kasus sembuh.

Masing-masing dari Kecamatan Jombang tujuh kasus, Peterongan satu kasus, Diwek sembilan kasus, Mojoagung 11 kasus, Mojowarno satu kasus, Sumobito satu kasus, Ploso tiga kasus, Gudo satu kasus serta Kudu dua kasus sembuh. ”Kesembuhan saat ini mencapai 86,1 persen atau total ada 2.338 yang sudah sembuh,’’ pungkasnya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, sejak kasus positif pertama ditemukan Maret lalu, tren peningkatan kasus baru tiap bulannya menunjukkan kenaikan signifikan.

Temuan kasus positif baru masing-masing pada Maret satu kasus, April enam kasus, Mei 44 kasus, Juni 206 kasus, Juli 255 kasus, Agustu 148 kasus, September 217 kasus, Oktober 306 kasus, November 386 kasus, Desember 750 kasus.

Sementara itu, memasuki awal 2021, tren persebaran Covid-19 di Jombang kian mengkhawatirkan. Terhitung sejak awal Januari, ditemukan kasus baru sebanyak 397 kasus, 33 kasus kasus meninggal dan 361 kasus dinyatakan sembuh.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP