alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Wabup Sumrambah Tinjau Banjir Kesamben

13 Januari 2021, 08: 10: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SIDAK: Wabup Sumrambah saat mengecek lokasi banjir, kemarin.

SIDAK: Wabup Sumrambah saat mengecek lokasi banjir, kemarin.

Share this      

JOMBANG - Wabup Sumrambah meninjau lokasi banjir di Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, kemarin. Dia juga mendatangi dam siphon di perbatasan Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben serta dam penyaring afvoer Watudakon yang baru dibangun tahun lalu senilai Rp 10 miliar.

’’Dalam jangka pendek, Jasa Tirta, BBWS dan Pemkab Jombang akan mengerahkan alat berat dan tenaga untuk membersihkan sampah yang menumpuk di DAM siphon Blimbing dan dam penyaring afvoer Watudakon,’’ kata Sumrambah.

Mereka juga akan mengerahkan dua pompa besar untuk menyedot air yang masih menggenangi pemukiman warga agar cepat surut.

Warga Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben sudah 12 hari terendam banjir dengan ketinggian bervariasi. ’’Kebutuhan air bersih dan makanan untuk dapur umum tadi kita pastikan tercukupi,’’ ungkapnya.

Keluhan gatal-gatal yang mulai dirasakan warga juga sudah ditindaklanjuti. ’’Tadi Dinas Kesehatan sudah kita hubungi agar menurunkan petugas untuk melakukan pengobatan terhadap warga yang punya keluhan gatal-gatal maupun keluhan lain akibat banjir,’’ tegasnya.

Untuk mencegah banjir, tahun lalu pemerintah pusat membangun dam penyaring avfoer Watudakon. Proyek senilai Rp 10 miliar itu dilaksanakan PT Inti Jawa Teknik Jombang. Namun warga menilai lokasi dam penyaring itu tidak tepat.

’’Idealnya, posisi dam tersebut ada di selatan jembatan, karena fungsinya sebagai penyaring sampah. Kalau di utara jembatan seperti sekarang jadinya muspro. Karena sebelum sampai dam penyaring, sampah sudah nyangkut di tiang bawah jembatan,’’ kata Diak, warga setempat.

Diak mengatakan, lokasi dam penyaring semula direncanakan di selatan jembatan. ’’Tapi tidak tahu prosesnya seperti apa kok tiba-tiba diletakkan di utara jembatan,’’ tambahnya. 

Dirut Jasa Tirta I, Raymond Valiant, yang kemarin mendampingi Wabup Sumrambah mengatakan, hal itu bisa menjadi bahan masukan untuk  tim perencanaan di masa mendatang. ’’Yang penting sekarang, kita bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi banjir yang terjadi,’’ ungkapnya.

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya