alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Mabuk, Tabrak Pengendara Lain dan Mobilnya Dirusak Warga karena Kabur

10 Januari 2021, 16: 51: 04 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BIKIN EMOSI: Mobil Grand Livina ini dirusak massa setelah menabrak pengendara lain.

BIKIN EMOSI: Mobil Grand Livina ini dirusak massa setelah menabrak pengendara lain.

Share this      

JOMBANG - Ulah Fery Handoko, 42 warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang tak patut dicontoh. Diduga mabuk dan terpengaruh minuman beralkohol, ia mengendarai mobil ugal-ugalan, kemarin siang (9/1). Akibatnya, seorang pengendara roda dua ditabrak hingga terluka.  

Informasi yang dihimpun, Fery mengendarai mobil Grand Livina nopol S 1803 WL di perempatan Desa Pandanwangi.  Lantaran ugal-ugalan, ia menabrak Agus Setyono, 42, warga Kelurahan Kepanjen hingga mengalami luka pada pelipis dan tangan. Tak berhenti menolong, Fery malah melarikan diri. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu emosi dan langsung mengejar.

”Adik saya mengalami luka, sekarang dirawat di rumah sakit,’’ ujar Sugeng Riyanto, anggota salah satu keluarga korban di Polsek Diwek, kemarin. Dia menceritakan, pelaku sempat melarikan diri hingga arah Diwek. Fery juga hampir menabrak dua santri di depan Ponpes Tebuireng.

Saat melewati Pasar Cukir itulah jalanan macet dan akhirnya kendaraannya berhasil dihentikan. Warga yang emosi akhirnya merusak mobil Fery. ”Tertangkap di Pasar Cukir, saya tahunya mobil sudah hancur,’’ pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman membenarkan kejadian itu. Menurut keterangan saksi, Fery awalnya menabrak seorang warga di simpang empat Desa Sengon. ”Mobil ini awalnya menabrak di perempatan. Kemudian lari ke  Jl KH Hasyim Asy'ari, di simpang empat menyerempet dua sepeda motor. Kemudian lari lagi ke Pasar Cukir dan kembali menyerempet orang di sekitar pasar. Baru bisa dihentikan orang di pasar," bebernya kepada sejumlah wartawan.

Tanpa banyak kata, mobil langsung dirusak. Bodi depan dan kaca depan rusak berat. Beruntung, pengemudi diselamatkan dari amukan massa. " Cuman kendaraannya yang dirusak," ujarnya.

Dia membenarkan, dari pemeriksaan awal pengemudi diduga mabuk pengaruh alkohol saat menyetir mobil. ”Tadi saya interogasi dan saya pancing-pancing, dia (pengemudi mobil, Red) memang dia bau alkohol. Untuk lebih jelasnya ini kita bawa ke rumah sakit," ucap Sulaiman.

Sedikitnya ada tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki yang menjadi korban. Namun, polisi baru mendata satu kendaraan nopol S 4435 OAA dikemudikan Agus Setyono warga Kelurahan Kepanjen. "Korban dilarikan ke RSUD Jombang karena luka-luka. Selanjutnya kita akan periksa saksi-saksi. Bila positif konsumsi alkohol, nanti ranahnya Unit Reskrim," pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP