alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Tokoh
icon featured
Tokoh
Hadi Purwantoro Kadis PERPUS dan Kearsipan

25 Tahun Berkutat di Dinas Pertanian, Getol Bercocok Tanam

10 Januari 2021, 16: 44: 24 WIB | editor : Rojiful Mamduh

SUPEL: Hadi Purwantoro Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang diruang kerjanya.

SUPEL: Hadi Purwantoro Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang diruang kerjanya. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Hadi Purwantoro merupakan salah satu kepala dinas senior di lingkup Pemkab Jombang. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang ini dikenal supel dan tegas dalam menjalankan amanah. Setelah 25 tahun mengabdi di Dinas Pertanian.

Hadi lahir di Nganjuk 23 Juni 1961 dari pasangan Sri Sunggini dan Tarep Hadiwiryo. Anak kedua dari tujuh bersaudara ini sering berpindah sekolah. Sebab, ayahnya bekerja sebagai pegawai Perum Perhutani. Meski lahir di Nganjuk, namun ia justru besar di Jombang.

Ia mengawali pendidikannya di SDN Tempel Desa Darurejo, Kecamatan Plandaan lulus 1974. Kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Jombang lulus 1976. ”Setelah SMP, saya melanjutkan ke SMA PGRI Bojonegoro lulus 1980,’’ ujar dia.  

Setelah lulus SMA, Hadi kemudian melanjutkan ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya Fakultas Pertanian jurusan agronomi lulus 1986. Tak berhenti disitu, ia juga melanjutkan pendidikan hingga pascasarjana di Universitas Wijaya Putra Surabaya lulus 2003.

Bapak tiga ini sebelum menjadi PNS, sempat bekerja di pabrik rokok di Surabaya selama dua tahun. Ia mendapat tugas sebagai peneliti tembakau. Namun hal itu tak bertahan lama. Ia harus kembali ke Jombang untuk meneruskan usaha orang tuanya, yakni penggilingan padi dan pengeringan tembakau. ”Baru setelah itu saya lolos seleksi CPNS 1994. Langsung ditempatkan di Jombang,’’ imbuhnya.

Kali pertama berdinas, Hadi langsung menjadi staf di Dinas Pertanian. Maklum, kala itu tak banyak lulusan sarjana pertanian yang lolos PNS. ”Saya di Dinas Pertanian kurang lebih 25 tahun. Muter-muter terus di sana, mulai dari staf hingga kepala dinas,’’ kenang dia.

Hadi lantas merinci sebagai staf mulai 1994-1997. Kemudian diangkat menjadi Kasubsi pengendalian hama penyakit. Setahun kemudian, dimutasi sebagai Kasi Produksi, Kasi Penyuluhan, Kasi Distribusi Pangan hingga 2008. ”Baru 2008 saya dipercaya menjadi Kabid Penyuluhan,’’ paparnya.

Dua tahun setelah itu, Hadi dimutasi lagi menjadi Kabid Produksi dan Kabid Sarana sampai 2014. Sebelumnya, ia sempat dimutasi ke Dinas Perkebunan sebagai Kabid Sarana dan Prasarana. ”Baru tahun 2014 diangkat menjadi Sekdin merangkap jadi Plt kepala dinas,’’ beber dia.

Secara definitif, Hadi diangkat menjadi Kepala Dinas 2014 hingga Oktober 2019. Setelah itu, baru dia dimutasi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang sampai sekarang. ”Saya mengabdi di Pemkab Jombang Insya Allah sampai Juli 2021 nanti,’ tandasnya.

Hadi menikah dengan Kartini Sugiarti yang asli Tondowulan. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai tiga anak. Sejak kecil, Hadi getol bercocok tanam. Di sela-selanya menjadi aparatur sipil negara, ia sering ke sawah mengurus tanamannya. ”Saya di sawah menanam padi, bawang merah dan cabai rawit,’’ pungkas dia.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP