alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Terpapar Covid-19, Nakes di Puskesmas Tapen Meninggal

07 Januari 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jombang, Nasrulloh

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jombang, Nasrulloh

Share this      

JOMBANG – Lagi, dunia medis berduka.  Moch Abid, perawat gigi yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Tapen, Kecamatan Kudu menghembuskan napas terakhir. Tenaga kesehatan (nakes) asal Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu meninggal setelah sebelumnya berjuang melawan Covid-19 yang menjangkitinya.

Informasi yang dihimpun, Moch Abid meninggal sekitar pukul 22.00 Selasa (5/1). Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Jombang Arif Mustofa menjelaskan, Moch Abid menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di di Rumah Sakit Islam (RSI) Jombang. ”Benar, kami keluarga besar PTGMI sangat kehilangan sosok beliau,’’ ujar dia.

Dijelaskan, Moch Abid termasuk anggota PTGMI senior yang bertugas di Poli gigi Puskesmas Tapen. Laki-laki asli Desa Randuwatang, Kecamatan Kudu ini memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke ringan. ”Namun untuk hasilnya uji swab-nya saya belum tahu,’’ pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang, dr M. Sjarifudin membenarkan hasil uji swab terhadap Moch Abid menyatakan positif Covid-19. ”Benar, hasilnya keluar kemarin siang,’’ pungkasnya singkat.

Meninggal Moch Abid menjadikan daftar panjang nakes yang meninggal positif Covid-19. Tercatat ada empat tenaga kesehatan di Jombang yang terjangkit Covid-19 meninggal dunia. Pertama seorang bidan desa asal Kecamatan Peterongan yang meninggal positif Covid-19 pada Juni 2020 lalu.

Kedua, Kasyanto perawat IGD RSUD Jombang yang meninggal 2 November lalu. Ketiga, adalah Udin Prasetyo, 39 nakes IGD RSUD Jombang yang meninggal Selasa (5/1) lalu dan terakhir Moch Abid seorang perawat gigi di Puskesmas Tapen Kudu.

Sementara itu,  Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jombang, Nasrulloh menyampaikan, total ada 116 nakes yang yang terkonfirmasi Covid-19 sejak awal pandemi hingga sekarang. ”Memang jumlahnya terus meningkat, laporan terakhir ada 116 yang terkonfirmasi,” ujar dia diwawancara terpisah.

Dari total 116 itu, sebanyak 113 di antaranya sudah dinyatakan sembuh,  dua meninggal, dan tiga orang hingga kini masih dirawat. ”Yang masih dirawat termasuk isolasi mandiri di rumah ada 3 orang,’’ imbuhnya.

Pihaknya menyebut, menjadi tenaga kesehatan memiliki peran dan tugas yang sangat berisiko sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19. Untuk itu, patuh terhadap prokes merupakan hukum wajib bagi mereka.

”Kami kalau di tempat kerja memastikan mereka patuh terhadap prokes, namun kami tidak bisa memastikan saat mereka di rumah atau di luar tempat kerja,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP