alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Awal Tahun, Harga Cabai Rawit Semakin Pedas

Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

07 Januari 2021, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

NAIK TAJAM: Harga cabai di pasar Pon Jombang tembus angka Rp 80 ribu/kilogram kemarin.

NAIK TAJAM: Harga cabai di pasar Pon Jombang tembus angka Rp 80 ribu/kilogram kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Memasuki awal tahun, harga sejumlah komoditas pasar melonjak tajam. Selain lonjakan harga kedelai, harga cabai rawit juga melonjak signifikan. Harga per kilonya tembus Rp 80 ribu.

Min Ilmi, 48, salah satu pedagang pasar Pon Jombang mengatakan, memasuki awal tahun, harga sejumlah komoditas pasar naik tinggi. Salah satunya harga cabai rawit.

Jika pekan lalu masih di kisaran harga Rp 60 ribu  per kilo, sekarang tembus Rp 80 ribu per kilogram (kg). ”Ya kalau untuk cabai sekarang harganya melambung tinggi. Sejak tiga hari lalu harga cabai naik terus,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (6/1).

Sebelumnya, harga cabai masih berkisar Rp 60 – Rp 65  ribu/kg. belakangan harganya melonjak tajam, sebab harga dari Pasar Induk Pare mulai merangkak naik. ”Hingga saat ini harganya masih Rp 80 ribu per kilogramnya,’’ imbuhnya.

Menurut dia, kenaikan harga cabai disebabkan pasokan barang agak langka di tingkat petani. Sejak musim hujan, banyak cabai yang gagal panen. Sementara itu, sejak memasuki musim hajatan permintaan cabai menjadi tinggi. ”Katanya hasil panen banyak yang menurun karena cuaca ekstrem, jadi harganya tinggi,’’ papar dia.

Kenaikan harga cabai juga berdampak pada omzet penjualannya. Pasalnya, banyak pelanggannya mengurangi volume pembelian. Dalam sehari ia biasanya mampu menjual hingga 50 kilogram. Namun sekarang turun separo atau hanya sekitar 25 kg.

”Ya sejak cabai rawit mahal, banyak orang orang membeli cabai kering atau cabai rawit hijau yang harganya lebih murah,’’ papar dia.

Untuk harga cabai rawit hijau, saat ini masih stabil di angka Rp 30 ribu per kilo. Biasanya warga membeli untuk lalapan. Sedangkan cabai kering masih stabil di angka Rp 60 ribu. ”Awalnya harga cabai kering Rp 55 ribu, namun saat ini harganya Rp 60 ribu,’’ tandasnya.

Kondisi serupa, juga terpantau di pasar Sumobito. Umar, 51, salah satu pedagang di Pasar Sumobito mengakui harga cabai saat ini mencapai Rp 80 ribu. ”Naik jadi Rp 80, dari harga sebelumnya Rp 65 ribu,’’ ujar dia.

Dijelaskan, kenaikan tersebut mulai terasa sejak lima hari lalu. Dari informasi yang dia terima, banyak petani gagal panen sehingga membuat harga meroket. ”Kemarin memang pasokan kurang. Apalagi banyak petani gagal panen,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP