alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget
Melihat Kerajinan Aquascape

Hiasan Harus Bercerita, Pilih Bahan Berkualitas

04 Januari 2021, 08: 41: 41 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KREATIF: Doris tengah sibuk menyelesaikan salah satu karya aquascapenya. Tidak hanya menampilkan keindahan, namun aquascape buatannya juga memiliki cerita.

KREATIF: Doris tengah sibuk menyelesaikan salah satu karya aquascapenya. Tidak hanya menampilkan keindahan, namun aquascape buatannya juga memiliki cerita. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Pembuatan akuarium hias atau banyak disebut aquascape hingga paludarium, memang tengah banyak dilakukan orang.

Salah satunya, dapat ditemukan di Dusun Gading, Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak. Di sini, pembuat akuarium hias memilih bentuk-bentuk hiasan yang tak umum seperti kebanyakan perajin akuarium hias lain.

Di sebuah gang kecil di Dusun Gading ini, seorang pria terlihat sibuk dengan bunga dan kayu kering di tangannya. Dengan telaten, ia terlihat merangkai kayu kering itu menjadi bentuk pepohonan. Kayu kering lainnya, terlihat dibuatnya menjadi hiasan berbentuk naga.

Halaman rumahnya, juga terlihat penuh dengan kaca kotak berisi air. Di dalamnya, terlihat ikan-ikan kecil berwarna cantik. Yang tak kalah indah, adalah ornamen dan hiasan di dalam tabung kaca berisi air. Terlihat tumbuhan, hiasan kapal karam, hingga hiasan berupa pohon-pohon yang dipadu dengan sangat baik.

”Ini namanya aquascape, jadi selain akuarium, ada hiasannya yang bertema, bisa tema alam, atau tema fantasi model kapal itu,” terang Doris Angga Saputra, 35, perajin aquascape. Ia, sedang sibuk membuat hiasan untuk pesanan aquascape yang tengah dipesan pelanggannya.

Ia menyebut, pembuatan aquascape seperti yang ada di rumahnya ini memang bisa dibilang cukup rumit. Selain membutuhkan ketelitian dalam setiap desain dan bahan untuk disatukan, ide untuk tema yang dibuat juga harus benar-benar matang. ”Kalau saya cenderung suka tema aquascape yang unik, lebih ke cerita fantasi, karena kalau yang konsepnya alam kan sudah banyak ya,” lanjutnya.

Setelah tema didapat, proses yang harus dilakukan adalah pengumpulan bahan. Meski terlihat seperti banyak barang bekas yang dipakai dalam aquascape, Doris menyebut tak sembarang memilih bahan untuk keryanya.

”Sepeti kayu yang dipakai juga harus tahan air, tanaman hias di dalamnya juga batuan juga harus bagus supaya awet,” lanjutnya.

Meskipun seluruh akuarium hias ini ia buat dan rancang seorang diri, Doris menyebut bisa menyelesaikannya dalam waktu 2-7 hari sesuai dengan ukuran dan kerumitan. ”Paling lama seminggu, itu untuk ukuran 2 meter lebih, kalau yang di bawah 1 meter, selesai 1-2 hari biasanya,” tambahnya.

Untuk harga, ia menyebut akuarium hias buatannya dihargai mulai Rp 600 ribu hingga jutaan rupiah. ”Kalau yang kecil, sederhana ya murah, kalau sampai di atas 1 meter bisa sampai Rp 7 juta,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP