alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

DLH Bangun Taman Vertikal

Menuju Sekunder Gude-Ploso Bersih

01 Desember 2020, 08: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Taman vertikal ini usung konsep penataan modern untuk menghilangkan kesan kumuh.

Taman vertikal ini usung konsep penataan modern untuk menghilangkan kesan kumuh. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang kini membangun taman vertikal di Jl PB Sudirman. Itu dilakukan salah satu upaya menuju Sekunder Gude-Ploso bersih.

Abdul Qudus Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Jombang,  tindak lanjut pencanangan Resik Kaliku beberapa waktu lalu, salah satunya membangun area taman vertikal di ruas jalan menuju Jl Abdul Rahmah Saleh. ’’Jadi ini tindak lanjut penataan Sekunder Gude dengan memulai dari hulu kota, tepatnya depan pabrik gula dibuat taman vertikal,’’ katanya Senin kemarin (30/11).

Dijelaskan, pembangunan taman di area tulisan Jombang saat ini masih dalam pengerjaan. Anggarannya sekitar Rp 103 juta. ’’Plengsengan diperbaiki, kemudian dijadikan taman vertikal. Biar nanti kesan kumuhnya bisa hilang,’’ imbuh dia.

Abdul Qudus Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Jombang

Abdul Qudus Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Jombang (Istimewa)

Dikatakan, taman vertikal ini berkonsep vertikal garden dengan memaksimalkan lahan yang ada. Tak hanya itu, adanya taman sederhana bisa menjadi ruang hijau. ’’Jadi nanti menyatu dengan tulisan Jombang yang lama, sehingga ketika pengendara lewat dan belok sudah tidak bisa melihat saluran,’’ beber Qudus.

Di area taman, terdapat beberapa macam aneka tanaman yang diletakkan di pot. “Mulai dari tulisan J sampai dengan NG. Artinya seluruh tanaman ini satu kesatuan dengan tulisan itu,’’ papar dia. Usai pencanangan Resik Kaliku beberapa waktu lalu, pihaknya terus berupaya langkah yang membuat saluran sekunder tak lagi terlihat kumuh.

’’Pemkab dalam hal ini DLH benar-benar fokus, mulai dari kemarin pengerukan dilakukan OPD terkait. Dan kemungkinan akan dilanjutkan tahun depan, sekarang kita bangun taman vertikal,’’ paparnya lagi. Bukan hanya itu, di jembatan Van Hengel atau Jl KH Wahih Hasyim juga bakal dibuat sama.

’’Di sungai yang membelah kota direncanakan hanya satu, yakni di sisi jembatan Van Hengel. Anggarannya Rp 89 juta,’’ terang dia. Diharapkan, pembuatan taman vertikal itu menjadi ikon pendukung rencana penataan di ruas jalan. ’’Sebagai dukungan rencana penataan trotoar Jl KH Wahid Hasyim sehingga wajah Jombang kota diharapkan bisa dinikmati pejalan kaki, terutama suasana malam hari. Konsep yang diusung penataan modern,’’ pungkas Qudus.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP