alexametrics
Jumat, 22 Jan 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Taklukkan Lintasan Licin dan Berlumpur

Hery Benk Berhasil Juara

01 Desember 2020, 08: 40: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BELOK: Hery Benk berusaha jaga keseimbangan saat melintasi sirkuit penuh lumpur.

BELOK: Hery Benk berusaha jaga keseimbangan saat melintasi sirkuit penuh lumpur. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Motocross kembali membawa nama harum Jombang di tingkat Jawa Timur. Hery Sugiharto, yang kemarin (29/11) mengikuti lomba di Caruban, Madiun berhasil duduk di peringkat satu.

Kegiatan kemarin diikuti kelas eksekutif Jatim, kurang lebih ada 35 peserta. Beberapa di antaranya berasal dari Solo. ”Lomba ini sifatnya hanya latihan bersama, tapi dikemas dalam bentuk lomba,” ungkap Hery Benk, nama lapangnya.

Lomba sempat ditunda beberapa jam karena sirkuit dalam keadaan basah. Ada beberapa titik yang tergenang lumpur setelah hujan deras. Apalagi sirkuit yang menjadi lintasan dulunya adalah sawah yang kemudian dirombak.

Para joki juga sempat mencoba kendaraannya termasuk Hery. Namun karena lintasan dalam keadaan basah, lumpur terlalu lengket pada ban. ”Ada juga yang masuk pada cover suspensi depan,” jelasnya.

Ban motor Hery juga sempat terjebak di lintasan karena penuh dengan lumpur. Sehingga motornyta harus dijemur sebentar menunggu lumpur kering hingga bisa lepas dari ban. ”Ini termasuk momen langka saat balapan,” terangnya.

Race pertama, kondisi lintasan masih sangat licin. Namun Hery menargetkan, setidaknya ia lepas pertama dari garis start. ”Panitia memberikan starting grade, mekanisme start pada motocross supaya tidak  ada pembalap yang mencuri start. Bila curi start maka roda akan menabrak papan start, sehingga rugi sendiri,” ungkapnya.

Beruntung, Hery kemarin bisa lepas dari garis start pertama, dan memimpin sampai akhir balap. Bahkan ia bisa menyalip kembali pembalap lain yang paling belakang.

Menurutnya, jika pada tikungan pertama bisa menjadi yang terdepan,  75 persen kemenangan bisa dipastikan. Selebihnya hanya menjaga racing line, dan jaga stamina dalam 10 menit.

”Juga faktor keberuntungan, karena kadang ada trouble pada motor,” katanya. Pada race berikutnya, kondisi lintasan mulai membaik. Hingga balap selesai cuaca mendukung meskipun sedikit mendung. ”Setelah balap baru gerimis, termasuk saat pembagian tropi,” ungkapnya. Meskipun dalam kondisi licin, beruntungnya tidak ada satupun pembalap yang mengalami cedera.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP