alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Tanpa Busana, Mengambang di Dam Karet

28 November 2020, 08: 00: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Warga dan Petugas mengevakuasi mayat wanita tanpa busana di pusaran air Bendung Karet Jatimlerek

Warga dan Petugas mengevakuasi mayat wanita tanpa busana di pusaran air Bendung Karet Jatimlerek (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Penemuan mayat wanita tanpa busana menggegerkan warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jumat pagi kemarin (27/11). Hingga kini, polisi masih kesulitan melacak identitas korban karena kondisi mayat sudah rusak.

“Ditemukan sekira pukul 09.30, tersangkut di pusaran air Bendung Karet Jatimlerek sisi Desa Sudimoro,” terang AKP Darmaji Kapolsek Megaluh. Saat ditemukan, mayat berjenis kelamin perempuan ini berada di antara sampah sungai di pusaran air.

Tak ada indentitas maupun tanda pengenal apapun di tubuhnya. Mayat dalam kondisi telanjang bulat, dengan posisi tertelungkup dengan kaki tertekuk ke belakang. “ Posisinya sudah pucat, beberapa bagian kulit juga sudah mengelupas,” tambahnya.

Dibantu sejumlah warga dan relawan, upaya evakuasi mayat dilakukan dengan cara mengaitnya dengan tali. Setelah berhasil diangkat ke permukaan, jenazah langsung dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum dan pemeriksaan.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, teka-teki identitas mayat ini belum bisa ditemukan. Polisi masih terkendala proses identifikasi, lantaran sidik jari korban tak terbaca. Ciri khusus pada jenazah juga tidak ada. “Benar, sudah sangat rusak jenazahnya,” tambah Darmaji.

Pihaknya memperkirakan, mayat wanita ini terlalu lama berada di air hingga sulit dikenali. Perkiraan lebih dari seminggu. Terlebih, hingga kini belum ada warga Megaluh dan sekitar Brantas yang mengaku kehilangan anggota keluarga. “Kami masih terus sebarkan penemuan ini melalui media dan radio, tapi  belum ada warga yang melapor,” pungkasnya.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP