alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Temukan Jaladwara ke-13

Ekskavasi Lanjutan Situs Sumberbeji

25 November 2020, 08: 15: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

PECAH: Tim menemukan jaladwara utuh dan pecah.

PECAH: Tim menemukan jaladwara utuh dan pecah. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Ekskavasi di Situs Petirtaan Kuno Sumberbeji kembali hari kedua kemarin (24/11), menemukan jaladwara atau pancuran air ke-13. Satu jaladwara ditemukan dalam keadaan utuh dan satu lagi berbentuk pecahan.

Wicaksono Dwi Nugroho Arkeolog BPCB Jawa Timur, menyampaikan dua benda kuno itu ditemukan di kolam sisi selatan. Posisinya terlepas dari tembok asli dan terkubur di reruntuhan tanah sedalam 80 centimeter. “Lokasinya berada di sisi selatan, di daerah depan arca garuda,” katanya.

Untuk jaladwara yang ditemukan dalam kondisi utuh itu, lanjut dia, berukuran panjang sekitar 40 centimeter. Tak ada ukiran menonjol seperti jaladwara yang ditemukan di tengah bangunan sebelumnya. “Untuk bentuknya berupa makara, seperti banyak jaladwara sebelumnya, ukuran sedang,” tambah dia.

Sementara untuk pecahan jaladwara, Wicak menyebut bentuknya kecil dengan hiasan ukiran yang tampak mirip dengan jaladwara utuh. “Kalau yang pecahan ini kita perkirakan bagian atas depan, jadi pas mulut atas makara,” imbuhnya.

Dari pemeriksaan awal, ia menduga jaladwara ini merupakan panduran yang terlepas dari tembok sisi selatan petirtaan. Setelah diangkat dari petirtaan, jaladwara kini telah diamankan di rumah Kades Kesamben. “Jadi ini temuan jaladwara ke-13, sekarang sudah di rumah pak kades,” lontar dia.

Selain menemukan jaladwara, dalam dua hari ekskavasi yang  berlangsung sejak Senin (23/11) hingga Selasa kemarin (24/11), juga menemukan beberapa pendukung lain. Hanya saja, belum ada kajian lebih lanjut terkait dua jaladwara yang ditemukan tersebut. “Yang jelas ada juga pecahan tembikar, koin kepeng, keramik, tapi belum kita identifikasi periodesasinya,” pungkas Wicak.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP