alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Angkut 17 Penumpang, Elf Terguling di Tol Jomo

24 November 2020, 08: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KORBAN LAKA: Sejumlah penumpang kendaraan elf yang terguling di tol Jombang, wilayah Bandarkedungmulyo saat dilakukan proses evakuasi petugas.

KORBAN LAKA: Sejumlah penumpang kendaraan elf yang terguling di tol Jombang, wilayah Bandarkedungmulyo saat dilakukan proses evakuasi petugas. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Sebuah Elf yang membawa 18 orang mengalami kecelakaan di jalan tol Jombang-Mojokerto (Jomo) di KM 676.400 B tepatnya di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarmulyo kemarin.

Satu orang meninggal di lokasi dantujuh lainnya mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.15.

Semula kendaraan Isuzu Elf nopol N 7026 YJ berjalan di lajur cepat dari arah timur ke barat atau arah Surabaya menuju Kertosono.

Nahas, saat melintas di KM 676.400 B, kendaraan yang dikemudikan oleh Joko ,36, warga Kabupaten Jember mengalami pecah ban belakang sebelah kanan.

Seketika sopir kehilangan kendali dan laju kendaraan pun oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan hingga terguling.

”Jadi begitu pecah ban langsung mengarah ke kiri menabrak guardrail (pembatas jalan, red), langsung terpelanting. Terguling lebih dari satu kali,” terang Sulaiman.

Mengetahui kejadian itu, petugas gabungan PJR Polda Jatim, Satlantas Polres Jombang dibantu petugas tol begerak ke lokasi. Satu persatu persatu penumpang berhasil dikeluarkan dari mobil.

Dikatakan Sulaiman, ada 18 orang di dalam elf tersebut yang merupakan rombongan dari Kabupaten Lumajang. ”Semuanya di dalam semua. Tidak ada yang terlempar ke luar,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, satu penumpang, Hudar Mawani Nadiatus Sholikhah , 21, warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang meninggal di lokasi kejadian. "Yang meninggal mengalami luka di bagian kepala," ungkapnya.

Selain itu, sopir dan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka berat hingga ringan dan langsung dievakuasi petugas ke rumah sakit.

Petugas juga melakukan oleh TKP, dan mendapati kondisi salah satu ban kendaraan pecah. ”Karena pengemudi kurang memperhatikan kondisi ban,” singkat Sulaiman. Guna pemeriksaan lebih lanjut, polisi mengamankan kendaraan ke kantor satlantas.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP