alexametrics
Jumat, 27 Nov 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tanggul Mulai Dikepras, Pembangunan Jembatan Baru Ploso

22 November 2020, 08: 55: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BERPROSES: Di area ini warga dilarang lalu lalang karena proyek pembangunan jembatan sedang berlangsung.

BERPROSES: Di area ini warga dilarang lalu lalang karena proyek pembangunan jembatan sedang berlangsung. (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Proyek jembatan baru Ploso terus berlangsung. Saat ini sebagian tanggul di sisi selatan Sungai Brantas Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang mulai dikepras.

Seperti terpantau Sabtu kemarin (21/11), tanggul yang berdekatan dengan tiang pancang tengah, kondisinya tak utuh lagi. Bagian atas sudah hilang. Pengeprasan sekira memanjang 10 meter lebih. ’’Pastinya kurang tahu, setahu saya sudah dua mingguan,’’ kata Anam salah seorang warga sekitar.

Dikeprasnya permukaan tanggul itu lantaran untuk lalu lalang kendaraan proyek. ’’Soalnya sudah mau ke tengah sungai. Alatnya sebagian sudah dipasang,’’ imbuh dia. Karena dikepras itulah tak ada lagi rumput hijau. Yang nampak tanah beserta material proyek yang bercecer. ’’Mungkin buat lewat kendaraan proyek juga,’’ sambungnya.

Pantauan koran ini menyebut di area proyek sudah dipasang beberapa seng. Papan imbauan agar tak ada yang bermain di lokasi juga sudah terpasang di sekitar lokasi. M Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang, menyampaikan belum ada perkembangan lebih lanjut terkait pembangunan proyek Jembatan Ploso yang diterima Pemkab Jombang. ’’Belum menyampaikan rencana kerja seperti apa,’’ katanya.

Sehingga dirinya juga belum mengetahui kalau sebagian tanggul sudah dikepras. Termasuk apakah ke depan dikepras sebagian atau memanjang, pihaknya juga belum mendapatkan informasi.

’’Nanti dikembalikan lagi atau bagaimana sementara teman-teman pusat belum menyampaikan. Belum ada informasi ke kabupaten, tapi pada saat pelaksanaan kabupaten siap membantu. Artinya pemkab siap membantu,’’ ungkap dia.

Dia menyebut, usai pihak rekanan proyek melakukan action, belum ada laporan yang diterimanya. ’’Memang alat-alat proyek diletakkan di sisi selatan, tetapi apakah dikerjakan mulai situ atau langsung dua sisi ini belum tahu,’’ pungkas Nendar.

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP
Artikel Lainya