alexametrics
Jumat, 27 Nov 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Terkait Pengisian Perangkat, Jangan Main-Main

22 November 2020, 08: 55: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Kartiyono Sekretaris Komisi A DPRD Jombang

Kartiyono Sekretaris Komisi A DPRD Jombang (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Proses pengisian perangkat desa di lima kecamatan, mendapat atensidari kalangan dewan. Mereka mengingatkan kepada semua pihak agar tidak main-main dengan proses pengisian jabatan perangkat desa ini. Terutama  dijadikan ladang pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

’’Harus dilakukan secara fair, transparan dan bebas permainan,’’ ujar Kartiyono Sekretaris Komisi A DPRD Jombang, kemarin. Menurutnya, perangkat desa adalah punggawa desa yang bertugas membantu kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan desa.Sehinggakeberadaan perangkat desa bisa menutupi kekurangan managerial yang terjadi.

’’Intinya saling melengkapi antara kepala dan perangkat desa,’’ katanya. Karena itu pengisian perangkat harus dijadikan momentum untuk merekrut warga masyarakat yang mempunyai kualitas dan kapasitas mumpuni. ”Ini untuk memantik Jombang menjadi daerah yang berdaya saing dan dimulai dari desa,” tambahnya.

Apabila pengisian perangkat dilakukan hanya formalitas, maka bisa dipastikan desa tidak akan berkembang. Karena tantangan ke depan lebih sulit, mulai dari pengelolaan anggaran, pelayanan masyarakat, peningkatan pembangunan hingga BUMDes. ”Sehingga perangkat harus benar-benar diisi orang yang mumpuni,” tegas dia.

Lebih dari itu, dirinya mengingatkan jangan sampai ajang pengisian perangkat dijadikan wahana untuk mencari keuntungan sendiri. Proses pengisian dilakukan secara transparan dengan mengikuti aturan main yang ada di dalam perbup. ”Yang jelas jangan sampai main-main,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sedikitnya ada lima kecamatan di Jombang yang melakukan pengisian perangkat desa. Selain kepala urusan (kaur), diantara kekosongan jabatan perangkat itu ada kepala dusun (kadus). Lima kecamatan ini bahkan sudah mengajukan usulan ujian CAT ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang.

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang, menerangkan sampai saat ini usulan ujian CAT dari desa yang sudah masuk ke tempatnya berasal dari lima kecamatan. Meliputi Kecamatan Mojowarno, Ngoro, Wonosalam, Plandaan dan Kecamatan Megaluh. Usulan ini dimungkinkan akan bertambah dari kecamatan lain. Mengingat kekosongan perangkat desa di Jombang cukup banyak.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP