alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Sehari, 19 Warga di Jombang Tertular Virus Korona

21 November 2020, 09: 45: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Ilustrasi covid - 19 di Jombang

Ilustrasi covid - 19 di Jombang (ilustrasi)

Share this      

JOMBANG – Tren penyebaran Covid-19 di Jombang kian memprihatinkan. Sejak Oktober- November grafiknya terus melonjak.

Per Jumat (20/11) tercatat ada penambahan 19 warga dinyatakan positif terpapar virus korona. Sejak awal November tercatat ada penambahan 190 kasus baru. sehingga jika dirata-rata naik  sembilan kasus per hari.

Koordinator Bidang Komunikasi Publik Budi Winarno menyampaikan, penambahan 19 kasus baru tersebar di sejumlah kecamatan.

Masing-masing dari Kecamatan Jombang, Megaluh dan Bandarkedungmulyo dua orang, Masing-masing satu orang dari Peterongan, Sumobito, Mojoagung, Mojowarno, Kesamben, Perak, Tembelang, dan Gudo.

Serta lima orang dari Kecamatan Jogoroto. ”Jadi memang benar, penambahan kasus baru semakin cukup banyak hingga 19 orang,’’ ujar dia ditemui Jawa Pos Radar Jombang Jumat siang.

Dijelaskan Budi, saat ini dari 21 wilayah kecamatan di Kabupaten Jombang,  19 kecamatan di masih berada di zona merah.

Hanya dua kecamatan yang masuk zona putih, yakni Kecamatan Ngoro dan Wonosalam. ”Jumlah secara keseluruhan ada 1.373 yang terkonfirmasi Covid-19, namun hampir sebagian besar sudah dinyatakan sembuh,’’ papar dia.

Pada Jumat kemarin, Budi juga menyampaikan ada penambahan satu kasus meninggal asal Kecamatan Jogoroto.

Dengan ini, total ada 12 warga di Kecamatan Jogoroto dari total 90 yang terkonfirmasi. ”Secara keseluruhan ada 122 yang meninggal, termasuk satu dari Kecamatan Jogoroto ini,’’ papar dia.

Sayangnya, seharian kemarin tidak ada laporan sembuh dari 19 kecamatan yang ada sebaran kasus Covid-19 nya. ”Untuk itu protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan. Warga kita imbau tetap menggunakan masker saat keluar rumah,’’ papar dia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini memaparkan, sejauh ini ada 104 yang dirawat. Dengan rincian, 18 isolasi mandiri, dan 88 menjalani perawatan di rumah sakit baik di Jombang maupun luar Jombang.

”Untuk yang dirawat tersebar di beberapa rumah sakit, namun paling banyak ada di RSUD Ploso 24 orang dan RSUD Jombang 20 orang,’’ pungkasnya.

Untuk diketahui, tren persebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang menunjukkan terjadi peingkatan setiap bulannya.

Sepanjang September tercatat ada penambahan 217 kasus baru, sementara selama Oktober ada penambahan 306 kasus baru.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP