alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Gali Pondasi Rumah, Temukan Granat Nanas

20 November 2020, 07: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BERBAHAYA: Granat nanas ini ditemukan saat menggali pondasi rumah di Dusun Mulyorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.

BERBAHAYA: Granat nanas ini ditemukan saat menggali pondasi rumah di Dusun Mulyorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno. (istimewa)

Share this      

JOMBANG – Temuan granat nanas membuat warga Dusun Mulyorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, geger.

Hingga kemarin, benda yang ditemukan saat menggali pondasi rumah itu masih diamankan petugas kepolisian. Belum diketahui apakah granat itu masih berfungsi atau tidak.

Penemuan granat kali pertama diketahui Sagi, 67, Rabu siang (18/11) yang saat itu bekerja sebagai kuli bangunan dan menggali pondasi rumah Candra Setya Bekti, 28, warga setempat.

Saat menggali di kedalaman 60 centimeter, cangkulnya tiba-tiba terbentur benda keras. “Waktu itu menggali, terus ada batu seperti barang dilindungi. Barangnya seperti nanas," ujarnya di lokasi, Kamis kemarin (19/11).

Semula, benda yang dicangkul itu dikira benda bersejarah. Namun, teman sesama kuli memberitahu kalau benda itu granat dan bisa berbahaya.

“Ya teman-teman itu yang bilang kalau  granat, kemudian dipinggirkan,” lanjut dia. Beberapa saat kemudian, temuan granat itu dilaporkan warga ke pihak kepolisian.

Polsek Mojowarno meninjau lokasi penemuan granat Kamis sore (19/11). Setelah memastikan granat itu aman, benda rentan meledak itu kemudian dipindahkan ke sebuah lahan kosong yang jaraknya 20 meter dari lokasi temuan awal.

“Kita bungkus, kita amankan dan diberi police line sementara, agar warga tidak ada lagi yang mendekat untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kapolsek Mojowarno AKP Yogas.

Pihaknya telah menghubungi tim Jihandak dari Polda Jatim untuk mengevakuasi dan melakukan tindakan terkait temuan granat itu.

Pantauan hingga pukul 18.00, petugas masih menunggu tim Jihandak Polda Jatim datang ke lokasi. “Kami belum tahu aktif atau tidak. Kita tidak boleh meremehkan, tetap harus diamankan agar tidak membahayakan warga," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim jihandak Polda Jatim tiba di lokasi pukul 19.00. Tanpa membuang waktu, granat nanas langsung dibawa ke Polda Jatim.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP